Jan 2026
11

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Bulog Perkuat Distribusi Beras SPHP ke Wilayah Sulit Terjangkau Papua
nusantara | Selasa, 9 Desember 2025 | 17:52:13 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : *
Distribusi beras program SPHP menggunakan jalur udara di wilayah Papua.(ant)

JAKARTA - Perum Bulog memperkuat distribusi beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke wilayah sulit terjangkau di Papua meliputi Pegunungan Bintang, Nduga, Yahukimo, dan Intan Jaya, guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan masyarakat setempat.

"Empat kabupaten ini merupakan daerah pegunungan terpencil yang tidak dapat dijangkau secara konsisten melalui jalur darat, sehingga memerlukan pola distribusi adaptif agar pasokan pangan tetap terjaga jelang Natal dan Tahun Baru 2026," kata Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Untuk Kabupaten Nduga, Bulog telah mengirimkan 1.250 kilogram beras via udara. Sementara sebanyak 10.000 kilogram sedang dalam perjalanan melalui jalur sungai dan diperkirakan tiba pada 11–13 Desember 2025.

Baca :

Sementara itu ke Kabupaten Yahukimo telah disalurkan 2.000 kilogram beras melalui pengiriman udara, ditambah 20.000 kilogram melalui jalur sungai yang juga diproyeksikan tiba pada 11–13 Desember 2025.

“ Pengiriman ini memastikan stok di kedua wilayah tetap aman sembari menunggu kedatangan pengangkutan sungai yang membutuhkan waktu tempuh lebih panjang," ujarnya.

Ia menuturkan seluruh proses distribusi baik melalui udara, darat maupun sungai dilakukan dengan dukungan penuh dari jajaran kepolisian sebagai mitra pengamanan, pendampingan, dan penyimpanan sementara di gudang filial.
Pola multi-moda itu juga diterapkan untuk Pegunungan Bintang dan Intan Jaya yang menghadapi kondisi aksesibilitas serupa, mulai dari cuaca ekstrem hingga keterbatasan sarana transportasi.
Mustari menegaskan percepatan distribusi itu merupakan langkah strategis dalam menjaga keterjangkauan pangan di wilayah terpencil.

Dia menegaskan pendistribusian itu bertujuan untuk menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
"Harga jual beras SPHP di empat wilayah tersebut tetap sama dengan daerah lainnya, yaitu Rp13.500 per kilogram," kata dia pula.

Ia mengatakan pengiriman beras SPHP ke daerah seperti Nduga dan Yahukimo merupakan bagian dari komitmen Bulog untuk memastikan semua masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah paling sulit dijangkau, tetap mendapatkan akses pangan yang layak.

Ia menambahkan tantangan biaya logistik di Papua tidak mengurangi komitmen Bulog dalam menjamin ketersediaan beras SPHP bagi seluruh masyarakat.

Selain memastikan kecepatan dan pemerataan distribusi, Bulog Papua juga menegaskan seluruh biaya angkutan, baik jalur udara, darat, maupun sungai, sepenuhnya ditanggung oleh BUMN di sektor pangan itu.

"Distribusi dilakukan secara bertahap dan adaptif, dengan target penyelesaian sebelum masa perayaan Natal, di mana kebutuhan masyarakat meningkat signifikan," jelasnya.

Ia menambahkan kolaborasi erat dengan kepolisian menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran proses pengangkutan dan pengamanan komoditas di lapangan.(ant)

Terbaru
sportainment
Piala FA, Man City Pesta 10 Gol ke Gawang Exeter City
Minggu, 11 Januari 2026 | 07:50:00 WIB
bengkalis
SDN 2 Bantan Gelar Sosialisasi Sekolah Adiwiyata di SMPN 5
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:32:39 WIB
dunia
Israel Rutin Bunuh Anak-anak Gaza dan Langgar Gencatan Senjata
Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:04:55 WIB
etalase
Kampus Berdampak: FMIPA UNRI Wujudkan SDGs Melalui Kukerta 2026
Jumat, 9 Januari 2026 | 17:12:03 WIB
potensa
Liburan Natal dan Tahun Baru 2026, Trafik Data XLSMART Naik
Jumat, 9 Januari 2026 | 10:53:27 WIB
etalase
Tutup Buku Tahun 2025, Dana Tabungan BRK Syariah Tumbuh 7 Persen
Jumat, 9 Januari 2026 | 08:15:19 WIB
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi Lokal
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum