|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau bersama PSMTI Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) Riau kembali salurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Bantuan disalurkan melalui Gerakan Pemuda (GP) Ansor Riau.
Pelepasan bantuan dilaksanakan di Sekretariat PSMTI Riau Jalan Setiabudhi, Pekanbaru, Senin (15/12/2025). Dihadiri Wakil Ketua PW GP Ansor Riau, Supriono dan perwakilan KBI Riau. Kemudian Ketua Harian PSMTI Riau, Jailani Tan, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Ket Tjing, Wakil Ketua Bidang Humas dan Media, Fransisca J, Wakil Ketua Bidang Sosial, Afong dan pengurus lainnya.
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Ket Tjing mengatakan, ini bantuan tahap empat yang disalurkan PSMTI Riau. Terdiri dari sembako, air mineral, mie instan, pakaian layak pakai, obat bayi dan lainnya. "Terdapat juga bantuan dari PSMTI Sulawesi Tengah dan KBI Riau. Bantuan akan disalurkan ke daerah terdampak bencana melalui GP Ansor Riau," jelasnya.
Ket Tjing mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan PSMTI Riau untuk salurkan bantuan ke daerah-daerah terdampak bencana.
Sementara itu, Wakil Ketua PW GP Ansor Riau, Supriono menambahkan, bantuan akan diantar langsung ke Aceh Utara, salah satu daerah terdampak bencana. "Kami sudah berangkatkan sebanyak 20 orang ke Aceh. Mereka akan bergabung dengan relawan GP Ansor lainnya yang sudah berada di Aceh," jelasnya.

Sebelummnya, lanjutnya, GP Ansor Riau sudah menyalurkan bantuan dari PSMTI Riau ke daerah terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat.
Perwakilan KBI Riau, Vilva mengatakan, bantuan dari KBI Riau dikumpulkan selama satu minggu dari vihara dan Sekolah Dharma Loka. "Semoga bantuan cepat sampai ke daerah bencana dan diterima langsung masyarakat yang terdampak," ungkapnya.
Sebelumnya, PSMTI Riau sudah mengirimkan bantuan berupa 1 ton beras melalui Kodam XIX Tuanku Tambusai pada tanggal 2 Desember dan bantuan untuk lima desa di Kecamatan Malalak tanggal 6 Desember. Kemudian untuk kelurahan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada tanggal 10 Desember.*