|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

ROHIL - -Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Bencana Sumatra" untuk membantu korban bencana alam di Sumatera, seperti banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Jum'at (19/12/2025).
Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua MPC pemuda Pancasila (PP) Rohul, Syahmadi Malau, dan melibatkan berbagai organisasi kepemudaan serta mahasiswa dari Rohul, antara lain Dema ISQ, DPM UPP, BEM UPP, Genpi Rohul, PMII Rohul, HMI Rohul, dan MTMA Rohul.
Kolaborasi lintas organisasi ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan nilai kemanusiaan yang terus dijaga di Rokan Hulu.
Ketua MPC PP Rohul, Syahmadi Malau, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan kepada masyarakat Rohul yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu korban bencana. Aksi ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi kemanusiaan dan memperkuat rasa persaudaraan antar daerah, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.Aksi "pemuda Pancasila Peduli Bencana Sumatra" mencerminkan tanggung jawab sosial organisasi dan semangat kemanusiaan yang tinggi di tengah masyarakat Rokan Hulu.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Rokan Hulu, Syahmadi Malau, di dampingi Sekretaris MPC, Carles, secara resmi melepas keberangkatan relawan menuju Aceh pada Kamis, 18 Desember 2025, dalam rangka penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di wilayah Sumatra, khususnya Aceh.
Pelepasan ini menjadi bagian dari aksi solidaritas "Pemuda Pancasila (PP) Peduli Bencana Sumatra" yang telah melibatkan berbagai elemen organisasi kepemudaan dan mahasiswa di Rokan Hulu.
Syahmadi Malau menyampaikan harapan agar bantuan yang dibawa relawan dapat tepat sasaran dan membantu meringankan beban korban bencana di Aceh. Sekretaris MPC, Carles, juga turut memberikan motivasi kepada para relawan agar tetap semangat dan menjaga nama baik organisasi selama menjalankan misi kemanusiaan di Aceh.pungkasnya.*