|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

ROHUL – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto melakukan kunjungan kerja ke LapanganPendalian, Blok West Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala SKK Migas mengapresiasikinerja PT APG Westkampar Indonesia (APGWI) yang berhasil meningkatkan produksi minyak hingga di atas 1.000 barel minyak per hari (BOPD).
Djoko menilai capaian tersebut merupakan bukti kinerjaoperasional yang baik serta komitmen kuat perusahaan dalammengoptimalkan potensi lapangan migas eksisting, sekaligusmendukung pencapaian target produksi minyak nasional yang telah ditetapkan pemerintah.
“Peningkatan produksi di Lapangan Pendalian hinggamelampaui 1.000 BOPD merupakan capaian yang patutdiapresiasi. Ini menunjukkan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, efisiensi, dan inovasi, lapangan migas tetap dapatberkontribusi signifikan terhadap pencapaian target produksitahunan nasional,” ujar Djoko Siswanto, Selasa, 23 Desember2025
Peningkatan produksi minyak di Lapangan Pendalian dicapaimelalui berbagai langkah strategis, antara lain optimalisasisumur produksi, peningkatan keandalan fasilitas, sertapenerapan teknologi dan praktik operasi yang efisien, dengantetap mengedepankan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.
Manajemen PT APG Westkampar Indonesia menyampaikanapresiasi atas kunjungan dan dukungan pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan SKK Migas dalam mendukung keberlanjutanoperasi perusahaan.
Direktur Utama PT APG Westkampar Indonesia, Adi Prasetyana menjelaskan bahwa peningkatan produksidilakukan melalui program reaktivasi dan pengembangansumur.
“Dengan demikian, total sumur eksisting yang saat inidikelola PT APG Westkampar Indonesia berjumlah 12 sumur,” jelas Adi.
Ke depan, PT APG Westkampar Indonesia akan terusmelakukan pengembangan dan optimalisasi LapanganPendalian guna mempertahankan dan meningkatkan produksiminyak, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencapaitarget produksi minyak nasional.
Sebagai perusahaan minyak nasional yang beroperasi di wilayah Rokan Hulu, produksi APGWI saat pertama kali mengambil alih lapangan pada Januari 2023 dengan produksisekitar 200 BOPD, dan terus meningkat hingga mencapailebih dari 1.000 BOPD saat ini.
APGWI berkomitmen menjalankan kegiatan usaha secaraefisien, aman, dan berkelanjutan, serta berkontribusi aktifdalam memperkuat ketahanan energi nasional. (*)