|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto melakukan pengecekan ke sejumlah gereja di Kota Pekanbaru, Rabu (24/12/2025). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal 2025 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pengecekan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Sutikno, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Wiyatno, Danlanal Dumai, pimpinan DPRD Riau, serta Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
Rombongan mengawali peninjauan di Gereja HKBP Hang Tuah Pekanbaru. Selanjutnya, pengecekan dilanjutkan ke Gereja Katolik Paroki Santo Paulus di Jalan Soekarno Hatta.
Di lokasi tersebut, Kapolda Riau bersama Forkopimda melihat secara langsung kesiapan pengamanan yang dilakukan oleh personel Polri dan TNI, sekaligus memantau suasana pelaksanaan ibadah Natal.
Usai meninjau gereja, rombongan melanjutkan pengecekan ke Pos Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berada di Purna MTQ Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Di pos pengamanan tersebut, Kapolda Riau dan Forkopimda mengikuti pemaparan situasi keamanan dari jajaran polres se-Provinsi Riau melalui telekonferensi.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas pengamanan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya umat Kristiani yang merayakan Natal.
“Kami bersama-sama hadir di sini untuk merasakan suasana Natal 2025 yang penuh kedamaian. Selain itu, kami juga berdoa bersama agar saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat diberikan kekuatan serta dapat segera bangkit kembali,” ujar Irjen Herry.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry juga mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada terhadap potensi situasi darurat, termasuk dampak cuaca ekstrem, serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi yang diperlukan.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan pengamanan.
“Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk kebersamaan dan kolaborasi kita semua. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, melayani masyarakat dengan hati dan keikhlasan,” katanya.
Untuk pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polda Riau mengerahkan sebanyak 1.160 personel gabungan dalam Operasi Lilin Lancang Kuning. Personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya.*