|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Kabar bahagia kembali datang dari penyelenggaraan ibadah haji Provinsi Riau Tahun 1447 H/2026 M. Setelah dinyatakan sehat dan layak terbang, jemaah haji asal Kota Pekanbaru atas nama Fakhriadi Syamsuddin Karanin bersama pendamping (Istri) Jermi Yurnalis Sudin, Sabtu (16/05/26), diberangkatkan menuju Jeddah untuk selanjutnya melaksanakan ibadah umrah dan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Menggunakan kain ihram dari asrama haji Embarkasi Batam, jemaah tersebut diberangkatkan bersama Kloter BTH 21 dan bergabung dengan jemaah haji asal Provinsi Jambi.
Kabar tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon. Ia menjelaskan bahwa proses keberangkatan jemaah berjalan lancar setelah seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan dan administrasi dinyatakan memenuhi syarat untuk terbang.
“Alhamdulillah, jemaah atas nama Fakhriadi Syamsuddin Karanin bersama pendamping Jermi Yurnalis Sudin telah dinyatakan layak terbang dan hari ini diberangkatkan menuju Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji,” ujar Defizon.
Lebih lanjut Defizon menyampaikan, hingga tanggal 16 Mei 2026 jumlah jemaah haji Provinsi Riau yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 4.694 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 4.625 jemaah haji, 21 Petugas Haji Daerah (PHD), 5 pembimbing KBIHU, dan 43 petugas haji kloter. Dan terdapat tunda / batal berangkat karena dirawat di Batam 1 orang, dipulangkan ke Daerah 12 orang ( 5 Sakit, 1 Wafat, 1 Hamil dan 5 Pendamping), Sakit di Daerah 2 orang dan Wafat di Daerah 1 orang.
Defizon juga mengingatkan seluruh jemaah haji Provinsi Riau yang saat ini berada di Arab Saudi agar memanfaatkan waktu selama di Tanah Suci dengan memperbanyak ibadah dan menjaga kekhusyukan dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah agar tidak menyia-nyiakan waktu berharganya di Tanah Suci hanya untuk sibuk berswafoto, jamaah jangan sampai melakukan larangan yang ditetapkan pemerintah arab saudi, terutama saat menjalani rangkaian ibadah inti seperti thawaf. Fokuskan diri untuk beribadah, memperbanyak doa, dzikir, dan menjaga kekhusyukan agar memperoleh haji yang mabrur,” pesan Defizon.
Selain itu, Defizon juga mengingatkan pentingnya menjaga Kartu Nusuk selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, Kartu Nusuk merupakan identitas sekaligus dokumen penting yang sangat dibutuhkan dalam mendukung aktivitas dan mobilitas jemaah selama menjalankan ibadah haji.
“Kartu NUSUK adalah aset penting dan krusial untuk mendukung kelancaran aktivitas dan mobilitas jemaah sehari-hari selama ibadah haji. Oleh karena itu, menjaga kondisi fisik kartu agar terhindar dari kehilangan, kerusakan, atau patah sangatlah penting demi memastikan fungsionalitasnya tetap optimal saat digunakan,” jelasnya.
Defizon juga mengimbau jemaah untuk mulai mengatur aktivitas, menjaga stamina, serta membatasi kegiatan yang tidak mendesak agar kondisi tubuh tetap prima menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Terakhir, Defizon berpesan kepada seluruh jemaah haji Provinsi Riau agar selalu menjaga kondisi fisik di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.
“Jemaah haji diimbau untuk menjaga pola makan, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak terlalu penting. Selalu gunakan payung, masker, dan alas kaki saat beraktivitas di luar hotel maupun saat menjalankan ibadah,” imbaunya.
Khusus bagi jemaah risiko tinggi (risti) dan lanjut usia (lansia), Defizon meminta agar tetap berada dalam pengawasan petugas kloter dan pendamping guna memastikan kondisi kesehatan tetap terpantau dengan baik selama menjalankan ibadah haji.
Ia berharap seluruh jemaah haji Provinsi Riau senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dengan selamat.
Sementara itu jemaah haji Provinsi Riau yang wafat di arab saudi sebanyak 2 orang , Dawanus Mahmud Muhammad (52) BTH 05 asal Kab. Kampar wafat di Madinah. Kemudian Marati Kasmuri Usman (66) Kloter BTH 09 asal Kab. Bengkalis wafat di Makkah.*