|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Riau pada April 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat TPK mencapai 45,49 persen, naik 5,24 poin dibanding Maret 2026 yang sebesar 40,25 persen.
Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, menjelaskan indikator TPK menjadi salah satu ukuran penting dalam melihat kinerja sektor akomodasi di daerah.
“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) merupakan salah satu indikator yang mencerminkan tingkat produktivitas usaha jasa akomodasi. Jika TPK tinggi dan mendekati 100 persen, maka dapat diartikan sebagian besar kamar hotel telah terjual. Pada April 2026, TPK hotel berbintang di Riau tercatat sebesar 45,49 persen,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
BPS mencatat, TPK hotel berbintang di Riau pada April 2026 tidak hanya meningkat secara bulanan, tetapi juga secara tahunan. Dibandingkan April 2025 yang sebesar 43,31 persen, angka TPK April 2026 naik 2,18 poin.
Peningkatan menunjukkan adanya perbaikan aktivitas sektor pariwisata dan mobilitas masyarakat di Provinsi Riau, terutama pada hotel-hotel berbintang yang menjadi indikator utama industri akomodasi.
Berdasarkan klasifikasi, hotel bintang 4 mencatat TPK tertinggi sebesar 53,97 persen, disusul hotel bintang 3 sebesar 51,01 persen. Sementara itu, hotel bintang 1 dan 2 masing-masing berada di level 29,35 persen dan 37,30 persen.*