Jul 2026
13

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI Pelajari Pengolahan UKAI di Desa Alam Panjang
etalase | Senin, 13 Juli 2026 | 19:56:53 WIB
Editor : * | Penulis : mg1
Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau berpartisipasi dalam kegiatan One Day Bersama Pelaku UKAI untuk mengenal proses produksi dan potensi UMKM berbasis ubi kayu di Desa Alam Panjang, Jumat (3/7/2026).

Kampar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau menggelar kegiatan One Day Bersama Pelaku UKAI (Ubi Kayu Indonesia) pada Jumat (3/7/2026) di Desa Alam Panjang, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja KUKERTA yang bertujuan mengenalkan sekaligus mendalami potensi produk unggulan desa melalui pembelajaran langsung bersama pelaku usaha kerupuk ubi kayu (UKAI).

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mempelajari setiap tahapan proses pembuatan kerupuk UKAI, mulai dari pengolahan ubi kayu sebagai bahan baku, pencampuran adonan, proses pencetakan, penjemuran, hingga pengemasan produk siap jual. Mahasiswa juga berdialog dengan pelaku usaha mengenai sejarah berkembangnya UKAI di Desa Alam Panjang, sistem produksi yang diwariskan secara turun-temurun, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjaga keberlangsungan usaha dan memperluas pemasaran produk.

Ketua Tim KUKERTA Berdampak Universitas Riau Desa Alam Panjang, M. Faiz Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung potensi ekonomi lokal sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi dengan pelaku UMKM di desa.

Baca :

“Melalui kegiatan One Day Bersama Pelaku UKAI, kami tidak hanya memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lapangan, tetapi juga memahami berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Kami berharap kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga UKAI sebagai produk unggulan Desa Alam Panjang semakin dikenal dan berkembang,” ujarnya.

Pelaku usaha UKAI menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang terlibat dalam mempelajari proses produksi kerupuk ubi kayu serta berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan produk lokal yang telah menjadi identitas Desa Alam Panjang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di tengah masyarakat, tetapi juga memperkuat komitmen dalam mendukung pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi langkah awal untuk memperkenalkan UKAI kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk unggulan Desa Alam Panjang.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KUKERTA Berdampak Universitas Riau di Desa Alam Panjang yang dibimbing oleh Resdati, S.Sos., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Tim KUKERTA terdiri atas:

  1. M. Faiz Maulana (Ketua)
  2. Alya Nabila Putri (Sekretaris I)
  3. Divany Dwiputri Serwina (Sekretaris II)
  4. Zahwa Aulia Fadlina (Bendahara)
  5. Dhea Fauzana (Koordinator Acara)
  6. Fitri Salsabilla (Koordinator Humas)
  7. M. Thariq Adzikra (Koordinator Logistik)
  8. Habib Abdurohman (Koordinator Publikasi, Dokumentasi, dan Desain),
  9. Adhari Subagja (Koordinator Lapangan)
  10. Nur Aini (Koordinator Konsumsi) 
  11. Rodini (Staf Logistik)

Melalui berbagai program yang dijalankan, tim KUKERTA Berdampak Universitas Riau berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi Desa Alam Panjang secara berkelanjutan. *

 

Terbaru
inhu
Polsek Batang Cenaku Amankan Lima Tersangka Narkoba
Senin, 13 Juli 2026 | 20:39:32 WIB
pekanbaru
Plt Gubri Lepas Dua Capaska Menuju Istana Negara
Senin, 13 Juli 2026 | 20:34:26 WIB
nasional
Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah 3T
Senin, 13 Juli 2026 | 20:16:32 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Cuaca Riau Cerah Berawan
Senin, 13 Juli 2026 | 08:00:00 WIB
Artikel Popular
politik
Legislator Dorong Meranti Masuk RUU Daerah...
Kamis, 9 Juli 2026 | 20:30:06 WIB
hukum
Nasional
Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah...
Senin, 13 Juli 2026 | 20:16:32 WIB