Jan 2026
12

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Ricuh Dilaga PSPS Riau VS PSMS Medan, Polisi akan Panggil Supporter Curvanord
sportainment | Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
Editor : wisly | Penulis : halloriau.com
Foto: halloriau

PEKANBARU - Laga awal musim Liga 2 Indonesia 2019 antara PSPS Riau menjamu PSMS Medan, Sabtu (22/6/2019) di Stadiun Khaharudin Nasution Pekanbaru diwarnai kericuhan suporter.

Akibatnya seorang aparat kepolisian yang menjaga keamanan saat pertandingan itu jadi sasaran dan kini telah jalani perawatan di rumah sakit.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, kepada halloriau.com, Sabtu (22/6/2019) malam, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban dari pihak personel Sabhara, Brigadir Budi Permana terkena lemparan batu dari arah suporter sepak bola.

Baca :

"Benar, luka di bagian bawah mata sebelah kanan, kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Riau untuk menjalani penanganan medis," ucap Budhia.

Meski demikian, terhadap pelemparan benda ke arah aparat, Budhia menyebut petugas tengah melakukan penyelidikan pelaku.

"Saat ini kita belum lakukan penahanan terhadap pelakunya. Namun masih kita buru. Suporter bola kaki ini dari pihak Curvanord," tegas Budhia.

Hal senada juga dilontarkan Kabagops Polresta Pekanbaru, Kompol Angga Herlambang. Ia menyebut, saat berlangsungnya kericuhan suporter, pihaknya tengah berupaya untuk meredam kericuhan terjadi dengan mengevakuasi panitia acara dan pemain ke tempat aman. Namun malah menjadi sasaran penyerangan.

"Saat kericuhan terjadi, pertama kali melindungi panitia acara dan pemain sepak bola, untuk keamanannya. Nanti kita panggil pihak suporter dari Curvanord," sebut Angga.

Awal kericuhan terjadi saat suporter yang diketahui bernama Curvanord melemparkan petasan ke lapangan arah gawang penjaga kiper PSMS Medan. Melihat itu wasit yang memimpin pertandingan Sukma dari DKI Jakarta, terpaksa menghentikan pertandingan selama 15 menit.

Jumlah supporter yang banyak membuat kerusuhan semakin tak terbendung. Mereka mulai membakar kertas di tribun utara sampai jalan menuju lapangan. Api yang membesar coba dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran yang ikut disiagakan, namun gagal, upaya itu dihalangi para supporter dengan lemparan batu.

Selain petugas kepolisian yang menjadi korban sasaran kemarahan suporter,  kaca mobil pemadam kebakaran dari Kota Pekanbaru ikut terkena lemparan batu hingga pecah.*

 

 

Terbaru
sportainment
Tersingkir Dari Piala FA, MU Hampir Dipastikan Tanpa Gelar Musim Ini
Senin, 12 Januari 2026 | 10:27:17 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Sebagian Wilayah Riau Hujan Ringan
Senin, 12 Januari 2026 | 09:23:43 WIB
dunia
Trump Tegaskan AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:29:35 WIB
kampar
Elevasi Waduk Naik 1,97 Meter, Ini Penjelasan Manager PLTA Koto Panjang
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:09:49 WIB
inhu
Bupati Apresiasi PSMTI Run Indragiri Hulu
Minggu, 11 Januari 2026 | 19:06:43 WIB
politik
Setelah Tertunda, Muhariza Dilantik Jadi Ketua DPC PDI Perjuangan Rohil
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:00:00 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum