|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - PT Arara Abadi yang merupakan salah satu unit usaha dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas sudah siap jauh-jauh hari menghadapi musim kemarau yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Peralatan yang mumpuni serta SDM handal siap diterjunkan jika terjadi karhutla, terdiri dari 60 personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dan ratusan fire fighter.
Kesiapsiagaan terlihat dalam simulasi pemadaman Karhutla yang dilaksanakan di kawasan perusahaan, Perawang, Kabupaten Siak, Rabu (15/2/2023). Simulasi melibatkan RPK dan satu unit helikopter water bombing. Kemudian Tim Reaksi Cepat yang anggotanya memang memiliki keahlian khusus.
Simulasi berawal saat mendapatkan laporan adanya titik api. Petugas RPK dengan segala peralatan langsung menuju lokasi melalui jalur darat menggunakan mobil pemadam kebakaran. Sedangkan TRC bergegas ke helikopter menuju lokasi titik api.
Simulasi berakhir dengan pedamnya api hingga ke lahan-lahan gambut.
Regional Fire Operation Management Head PT AA-APP Sinar Mas, Priyo Septiadi Utomo mengatakan, segala peralatan maupun SDM handal dalam mengatasi Karhutla sudah jauh-jauh hari disiapkan. Ditambah lagi BMKG sudah menginformasikan Provinsi Riau akan memasuki musim kemarau.
"Kami sudah jauh-jauh hari menerapkan status siaga untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla di wilayah konsesi maupun daerah sekitar operasional perusahaan," terangnya.
Dikatakannya, di seluruh distrik kawasan konsesi PT Arara Abadi-APP Sinar Mas terdapat puluhan menara pemantau yang dilengkapi dengan CCTv thermal. Kemudian satelit khusus untuk memantau kondisi arah angin, titik panas dan titik api untuk deteksi lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi Karhutla.

Jika terjadi karhutla, lanjutnya, tim sudah harus sampai kurang dari 42 menit ke lokasi sejak menerima laporan pertama, termasuk lokasi yang terjauh sekalipun. Untuk pemadaman awal satu tim berjumlah tujuh orang sambil berkoordinasi dengan distrik untuk membantu proses pemadaman.
"Kita mempunyai tiga zona pos pengawasan Karhutla, Perawang, Bukit Kapur dan Sorek. Ke depannya masing-masing zona dilengkapi dengan helikopter untuk membantu proses pemadaman dari atas," tuturnya.
Selain itu, perusahaan juga berkomitmen melakukan pemadaman Karhutla di sepanjang lima kilometer batas operasional perusahaan.
Salah satu Crew Leader TRC RPK PT AA-APP Sinar Mas, M Sutrisno menambahkan, tim harus siap kapanpun untuk menghadapi ancaman Karhutla. Dimana tim mendapat pelatihan khusus di Paskhas serta mempunyai sertifikat Manggala Agni.
Diceritakannya, yang cukup dikhawatirkan saat turun ke lokasi pemadaman jika kondisi arah angin berubah. Namun sejauh ini, belum ada ang mengalami kecelakaan fatal saat melakukan pemadaman Karhutla.
Belum lama ini, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar telah mengumumkan Status Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan hutan (Karhutla).
Terdapat 134 kecamatan di Provinsi Riau yang beresiko tinggi mengalami bencana kebarakan hutan dan lahan. Kabupaten Kampar 13 kecamatan, Kabupaten Inhil 19 kecamatan, Kabupaten Rohil 18 kecamatan, Kabupaten Kuansing 14 kecamatan, Kabupaten Inhu 12 kecamatan, Kabupaten Siak 12 kecamatan, dan Kabupaten Pelalawan 12 kecamatan.
Kemudian Kota Pekanbaru 4 kecamatan, Kota Dumai 4 Kecamatan, Rokan Hulu 6 Kecamatan, Kepulauan Meranti 9 Kecamatan, dan Bengkalis 11 Kecamatan.*