|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

DUMAI - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai Zulfahren, S.Sos, M.Si melakukan evaluasi 15 Inovasi yang ada di Disdukcapil Kota Dumai yang sudah berjalan.
Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kendala hambatan dalam implementasi terhadap seluruh layanan digital tersebut. Sehingga disdukcapil Kota Dumai melakukan rapat evaluasi dengan seluruh operator di RSUD, RSPD, RS Graha Yasmin, Kecamatan Sekota Dumai, Puskesmas sekota Dumai dan operator kelurahan se kota Dumai agar berjalan sesuai dengan harapan.
Pelaksanaan ini berkaitan dengan zulfahren Kadisdukcapil sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional TK. II Angkatan XI Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provsu Tahun 2024.
Kedepannya akan ada penerapan dua aplikasi yang baru yaitu inovasi proyek perubahan yang pertama diantaranya Pelayanan Pembuatan Akta kematian yang berkolaborasi terintegrasi langsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya seperti di Puskesmas, RS Graha Yasmin Dumai, RS Pertamina Dumai dan lainnya bersama persatuan pemakaman se kota Dumai untuk penerbitan akta kematian. Masyarakat tidak perlu mengurus tapi urusan sudah di selesaikan berkat kolaborasi layanan yang terintegrasi dengan Disdukcapil.
Kedua, melakukan Inovasi buku induk kependudukan Inovasi tersebut merupakan sebuah inovasi dalam pelayanan dibidang kependudukan yang dirancang untuk memudahkan ketua RT untuk mengetahui jumlah penduduk yang berada di wilayah RT sekota Dumai dan ketua RT mengetahui penduduk pindah datang serta penduduk permanen dan non permanen di wilyah RT tersebut dan data tersebut dapat di manfaatkan bagi pemerintah swasta dan sebagainya yang membutuhkannya secara ril dan akurat.
"Inovasi dan Kolaborasi untuk layanan kependudukan dan pencatatan sipil terintegrasi ini tentunya harus dilakukan sesuai dengan perkembangan zaman dan memenuhi kebutuhan mayarakat kedepannya akan dilakukan penggabungan seluruh inovasi yang ada dari 15 menjadi 17 inovasi dengan satu aplikasi. DUCATI (Dumai Cepat Akurat dan Terintegrasi)." kata Zulfahren.
Lanjutnya, Inovasi ini bertujuan lebih mendekatkan pelayanan pembuatan seluruh document kependudukan dan pencatatan sipil dengan masyarakat. Hasil yang ingin dicapai dari implementasi proyek perubahan ini adalah menciptakan pelayanan alternatif, sangat mudah, cepat akurat dan terintegrasi.
Selain memudahkan pelayanan kepada masyarakat, Inovasi tersebut kami gagas untuk memajukan daerah, khususnya menuju Dumai Kota Idaman yang semakin maju dan sejahtera.
Dengan inovasi ini, kita berharap bisa mendapat solusi atas permasalahan, serta bisa semakin memberdayakan potensi yang kita miliki yang tidak kalah dengan daerah lain dan layanan yang membahagiakan," tutupnya.