|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

TEMBILAHAN – Tim Dosen Politeknik Kampar melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Senin (25/08/2025) di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Program mengangkat tema “Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat: Inovasi Produksi Minyak Makan Merah sebagai Sumber Provitamin A dan Upaya Pencegahan Stunting Anak Usia Dini.”
PKM yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2025 ini disambut hangat masyarakat dan TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir.
Acara dibuka Sekretaris TP PKK, Fitri Astuti, S.ST., yang mengapresiasi inisiatif Politeknik Kampar. Menurutnya, kolaborasi akademisi, pemerintah, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam percepatan penurunan angka stunting.
Dalam kesempatan itu, anggota tim PKM Harmi Yelmi, SE., MM., menekankan peran kader PKK sebagai agen perubahan. Ia menyebut minyak makan merah tidak hanya bermanfaat bagi gizi keluarga, tetapi juga memiliki potensi ekonomi di tingkat rumah tangga.
Kegiatan diisi dengan pemaparan manfaat minyak makan merah oleh Antonius Jumadi Sihotang, SP., MP., serta demonstrasi pembuatan minyak makan merah. Peralatan produksi skala rumah tangga turut dihibahkan kepada TP PKK Tembilahan sebagai bentuk keberlanjutan program.
Ketua Tim PKM, Hanifah Khairiah, SST., MT., menegaskan bahwa angka stunting di Indragiri Hilir telah menurun dari 28,5% menjadi 18,8%, meski masih di atas target nasional 14%. Ia optimis inovasi ini mampu mendukung gerakan keluarga sehat dan bebas stunting.
Kegiatan PKM ini merupakan dana hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada maasyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Tahun Anggaran 2025*