Jan 2026
11

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Bagaimana Peperangan akan Diakhiri
opini | Selasa, 2 September 2025 | 09:00:00 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rls

Saksi-Saksi Yehuwa mengadakan kegiatan khusus sedunia untuk membagikan solusi terhadap kekerasan yang sudah lama ada

PEKANBARU — Suara para tentara dan warga sipil yang menghadapi perang:
”Punggung dan wajah saya pernah tertembak…,” kata Wilmar, seorang tentara dari Kolombia. 

”Kedua orang tua saya tewas terbunuh. Karena perang, saya menjadi anak yatim piatu…,” kata Marie, seorang warga dari Rwanda.

Baca :

Kutipan yang memedihkan hati ini bisa ditemukan dalam artikel pembuka dari majalah Menara Pengawal No. 1 2025 yang berjudul ”Dunia Tanpa Perang––Mungkinkah?” Lebih dari 9 juta sukarelawan akan mengikuti kegiatan khusus sedunia di bulan September untuk membagikan majalah yang menjelaskan bagaimana Wilmar, Marie, dan yang lainnya akhirnya menemukan kedamaian. 

Namun yang terpenting, majalah itu akan memberikan informasi kepada masyarakat tentang solusi dari Kitab Suci untuk mengakhiri peperangan. 

”Kita hidup pada waktu di mana konflik kekerasan, bahkan perang yang besar, sedang melonjak. Kami yakin bahwa majalah ini akan memberikan harapan bukan hanya kepada jutaan orang yang menderita akibat perang, namun juga kepada siapa pun yang sedang mencari kedamaian dalam hidup mereka,” kata Fernando Sances, Juru Bicara Saksi-Saksi Yehuwa.

Majalah yang singkat namun mendalam ini membahas topik-topik seperti:
Kenapa Perang Terus Terjadi?
Bagaimana Perang Akan Diakhiri?
Merasa Damai dalam Dunia yang Penuh Peperangan 

Mungkin topik yang paling menarik dalam majalah ini adalah jawaban yang menghibur atas pertanyaan: Apakah dunia ini bisa bebas dari perang? 

”Solusinya ada dalam pernyataan sederhana yang Yesus buat dalam contoh doa yang terkenal, yang biasa disebut Doa Bapa Kami. Hal ini khususnya akan menyentuh hati mereka yang telah menunggu pemerintah untuk membuat perubahan,” kata Fernando. 

Selama bulan kegiatan khusus ini, para Saksi juga akan mengundang masyarakat untuk menghadiri ceramah istimewa dengan tema yang sama seperti di majalah. Pembahasan selama 30 menit ini terbuka untuk umum dan akan disampaikan di seluruh dunia di tempat ibadah mereka yang disebut Balai Kerajaan. Tidak ada kolekte dalam acara non-profit ini. 

”Kami mengundang semua untuk hadir,” kata Fernando. ”Bagi kebanyakan orang, apa yang akan mereka dengar bukan hanya menghibur tapi juga bisa mengubah kehidupan.”
 
Untuk menghadiri ceramah istimewa yang berjudul ”Dunia Tanpa Perang––Mungkinkah?” silakan temukan Balai Kerajaan terdekat dari lokasi Anda, dengan kunjungi jw.org > Tentang Kami > Pertemuan.

Semua informasi di jw.org gratis dan tidak perlu mendaftar.*

Terbaru
dunia
Trump Tegaskan AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:29:35 WIB
kampar
Elevasi Waduk Naik 1,97 Meter, Ini Penjelasan Manager PLTA Koto Panjang
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:09:49 WIB
inhu
Bupati Apresiasi PSMTI Run Indragiri Hulu
Minggu, 11 Januari 2026 | 19:06:43 WIB
politik
Setelah Tertunda, Muhariza Dilantik Jadi Ketua DPC PDI Perjuangan Rohil
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:00:00 WIB
sportainment
Piala FA, Man City Pesta 10 Gol ke Gawang Exeter City
Minggu, 11 Januari 2026 | 07:50:00 WIB
bengkalis
SDN 2 Bantan Gelar Sosialisasi Sekolah Adiwiyata di SMPN 5
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:32:39 WIB
dunia
Israel Rutin Bunuh Anak-anak Gaza dan Langgar Gencatan Senjata
Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:04:55 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum