|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya (PBSM) Jalan Bukit Barisan III, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru melaksanakan malam kesenian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18, Sabtu (18/10/2025) malam. Perayaan dihadiri ribuan umat Buddha Maitreya di Pekanbaru.
Dalam perjalanannya, Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya menjadi tempat ritual dan pembinaan umat. Kemudian tempat seni dan budaya, kegiatan sosial dan pusat pendidikan perkembangan Buddha Maitreya di Provinsi Riau.
Sekretaris Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya, Hosan kepada wartawan mengatakan, Pusdiklat bukan sekedar tempat ibadah atau ritual, namun dijadikan pusat kegiatan Majelis Pandita Maitreya di Provinsi Riau. Dimana terdapat 60 vihara Maitreya di Provinsi Riau.
"Masing-masing vihara tetap mempunyai kegiatan masing-masing. Namun ada saatnya pengurus vihara Maitreya dikumpulkan di PBSM untuk diberikan pembinaan dan pelatihan," terangnya.
Selain itu, lanjutnya, Pusdiklat menjadi tempat pelatihan dan pendidikan (Diklat) generasi muda Maitreya. Diklat rutin dilaksanakan, baik satu bulan maupun empat bulan. Peserta Diklat berasal dari berbagai vihara Maitreya di Provinsi Riau, seperti Bengkalis, Siak, Pekanbaru dan Dumai.
"Salah satu tujuan Diklat untuk memperkuat keimanan dan menambah wawasan generasi muda tentang berbagai hal. Muda-mudi vihara mendapatkan pelajaran dharma dan etika kehidupan sehari-hari. Menciptakan generasi tangguh dalam menghadapi kehidupan yang kadang sulit dan banyak masalah," terang Hosan yang juga Sekretaris Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) Riau ini.
Hosan menambahkan, dalam malam kesenian perayaan HUT PBSM, generasi muda Maitreya menampilkan berbagai kesenian, termasuk lagu-lagu kasih alam dan Buddhis yang memiliki makna dan ajaran Buddha.
Sementara itu, Ketua Panitia malam kesenian perayaan HUT ke-18 PBSM, Feri menambahkan, terdapat sekitar 1300 umat yang hadir dari berbagai vihara Maitreya di Pekanbaru. Perayaan kesenian berupa senam kasih semesta, tarian kasih semesta dan tembang kasih semesta dari muda-mudi dan siswa Sekolah Maitreya.
"HUT Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya dirangkai dengan berbagai kegiatan perlombaan yang sudah dilaksaakan sebelumnya, di antaranya bazar vegetarian, lomba masak, badminton, catur dan lainnya," tegasnya.*