|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Sebanyak 2.300 peserta Provinsi Riau bakal ikut meramaikan peringatan Hari Santri tahun 2025, dipusatkan di Lapangan Limuno, Kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing). Kegiatan yang ditaja Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau bersama Pemerintah Provinsi(Pemprov) Riau dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Riau ini digelar selama dua hari, Selasa (21/10/25) hingga Rabu (22/10/25).
Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H Muliardi, Hari Santri merupakan refleksi atas dedikasi dan kontribusi besar santri terhadap bangsa sejak masa perjuangan hingga era modern.
"Pesantren dan santri memiliki peran strategis tidak hanya dalam mencetak generasi berilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan, keikhlasan, dan cinta tanah air," ujar Muliardi, saat membuka kegiatan coffee morning bersama insan pers di Aula Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, Senin (20/10/25).
Selain itu, terang Muliardi, santri adalah penjaga moral bangsa, dan pilar keutuhan negara, serta penggerak peradaban. "Dari pesantren, lahir generasi yang tidak hanya taat beribadah, tapi juga siap berkontribusi untuk negeri. Inilah semangat yang ingin kita gaungkan melalui peringatan Hari Santri tahun ini,” lanjutnya lagi.
Kakanwil Riau ini menjelaskan bahwa peringatan Hari Santri tahun 2025 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Rabu, 22 Oktober 2025, dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Sekjen Kemenag RI Nomor SE.33 Tahun 2025.
Untuk tingkat Provinsi Riau, puncak kegiatan akan dibuka oleh Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, dijadwalkan menjadi inspektur upacara.
"Insya Allah, Bapak Gubernur Riau akan memimpin langsung apel puncak Hari Santri di Kuansing. Kegiatan ini akan menjadi momentum kebersamaan seluruh komponen umat dalam mengawal nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Dari Riau, kita ingin mengirimkan pesan semangat bahwa santri siap mengawal peradaban dunia,” sebutnya.
Di kesempatan itu, Muliardi juga mengajak seluruh insan media untuk turut memperkuat gema Hari Santri agar semangat perjuangan santri dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Media adalah mitra strategis dalam dakwah kebangsaan. Bersama-sama, kita suarakan semangat santri yang cinta damai, moderat, dan berdaya untuk Indonesia yang lebih bermartabat,” harap Muliardi.
Sementara itu, Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Papkis) Kanwil Kemenag Riau, H. Syahrudin, menjelaskan bahwa jumlah peserta apel puncak diperkirakan mencapai 2.300 orang dari 545 pondok pesantren yang tercatat di Riau, terdiri dari 1.300 peserta dari luar Kuansing dan 1.000 peserta dari dalam Kuansing, yang mencakup unsur santri, ASN Kemenag, dan perwakilan pemda setempat.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 21 Oktober 2025 dengan pembukaan Pesantren Expo dan kegiatan penanaman pohon bertema ekoteologi. Pada malam harinya akan digelar Pentas Seni Santri dan Malam Ta’aruf bersama pimpinan pondok pesantren, yang dirangkaikan dengan dialog pemberdayaan pesantren. Keesokan harinya, 22 Oktober 2025 pukul 07.30 WIB, dilaksanakan Apel Hari Santri di Lapangan Limuno yang dipimpin langsung oleh Gubernur Riau, dilanjutkan dengan Eksibisi Pacu Jalur Santri sebagai simbol semangat kebersamaan dan sportivitas khas Kuansing.
Selain di Kuansing, Hari Santri juga akan menggema di seluruh kabupaten/kota di Riau. Di Rokan Hilir, peringatan dipusatkan di Pondok Pesantren Aswaja Kubu dengan kegiatan zikir, muhasabah, doa, dan Tabligh Akbar. Di Kepulauan Meranti, akan digelar Sholawat dan Pengajian Akbar, sedangkan di Rokan Hulu, kegiatan difokuskan di pesantren-pesantren dengan sholawat, zikir, doa, layanan kesehatan gratis, dan penanaman pohon.
Lalu, Kampar, peringatan berlangsung pada 26–27 Oktober melalui kegiatan jalan sehat, pertandingan, dan Rakor FKPP. Untuk Pekanbaru, apel akan dipimpin oleh walikota pada 27 Oktober. Sementara Indragiri Hilir menjadwalkan kegiatan lomba pidato, MQK, dan pawai santri pada awal November 2025.
Dalam rangka memperkuat kemandirian ekonomi pesantren, Kemenag Riau juga akan menggelar Expo Kemandirian Pesantren pada 15–31 Oktober 2025 di UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan IAIN Bengkalis. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 43 pondok pesantren penerima program inkubasi usaha dari tahun 2021 hingga 2024.
Dalam kegiatan ini berlangsung dalam suasana akrab dan produktif. Selain insan media, turut hadir sejumlah pejabat struktural Kanwil Kemenag Riau, antara lain Hikmawati(Ketua Tim PAI pada PAUD dan Pendidikan Dasar), H Jasri (Ketua Tim PAI pada Pendidikan Menengah), Qowiyun Awal (Ketua Tim Pendidikan Mu’adalah, Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Salafiyah, dan Ma’had Aly), serta Evi Yanti (Ketua Tim Lembaga dan Sarana Prasarana Keagamaan Islam). Pertemuan juga dihadiri oleh perwakilan berbagai media di Provinsi Riau yang aktif mendukung publikasi kegiatan keagamaan. **