Jan 2026
11

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
90 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Ada Perempuan Hamil 8 Bulan
hukum | Senin, 27 Oktober 2025 | 07:16:29 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda N

PEKANBARU — Sebanyak 90 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan Internasional Dumai pada Sabtu (25/10/2025). 

Para pekerja itu dipulangkan berkat kerja sama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui BP3MI Riau dan Perwakilan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Dumai, setelah ditahan di dua depot imigrasi Malaysia.

Pemulangan ini merupakan tindak lanjut surat dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru Nomor 2591/WNI/B/10/2025/06 dan Nomor 2610/WNI/B/10/2025/06. 

Baca :

"Sebanyak 89 orang dideportasi dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Machap Umboo, Melaka, dan DTI Kemayan, Pahang. Satu orang lainnya merupakan PMI gagal bekerja yang turut dipulangkan oleh KJRI Johor Bahru," ujar Kepala BP3MI Riau, Wahyu Fanny Kurniawan, Minggu (26/10/2025).

Kapal Indomal Dynasty yang mengangkut mereka sandar di Pelabuhan Dumai sekitar pukul 16.10 WIB. Raut lelah tampak di wajah para pekerja migran itu setelah menjalani masa penahanan di negeri jiran.

Fanny menjelaskan, setibanya di Dumai, seluruh PMI menjalani pemeriksaan dokumen keimigrasian dan pemeriksaan kesehatan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan.

Dari hasil pemeriksaan, seorang PMI asal Jawa Timur diketahui mengalami sesak napas dan demam tinggi, sedangkan seorang PMI asal Sumatera Utara dalam kondisi hamil delapan bulan, namun dinyatakan stabil.

“Secara keseluruhan, seluruh PMI dalam kondisi stabil dan layak dipulangkan ke daerah asal masing-masing,” ucap Fanny.

Kedatangan para pekerja migran tersebut disambut langsung oleh Staf Ahli Bidang Transformasi Digital Kementerian Pelindungan PMI, Prof. Dr. Moch. Chotib, didampingi Kepala BP3MI Riau serta jajaran instansi terkait di Pelabuhan Dumai. Turut hadir pula Kepala Kantor Imigrasi Dumai, Kapolsek KSKP Dumai, TNI AL Dumai, dan Dinas Sosial Kota Dumai.

Selain itu, tiga staf KJRI Johor Bahru juga mendampingi pemulangan ini, yakni Ivan Destrada Parapat, Fransisca Suryaningsih, dan Achmad Chosim.

Setelah proses administrasi dan pemeriksaan selesai, para PMI dibawa ke Rumah Ramah Pekerja Migran Indonesia di bawah pengelolaan P4MI Kota Dumai. Di sana, mereka mendapat pelayanan lanjutan berupa pendataan, pemulihan, pelindungan, dan fasilitasi sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

BP3MI Riau dan P4MI Kota Dumai juga memberikan edukasi dan pengarahan mengenai bahaya bekerja ke luar negeri secara nonprosedural serta menyampaikan pesan bahwa negara hadir melindungi setiap pekerja migran Indonesia di mana pun berada.

“Kami tidak hanya memulangkan mereka, tetapi memastikan setiap PMI mendapat hak, pelayanan, dan perhatian dari negara,” tutur Fanny.

Fanny merincikan, dari total 90 orang yamg dipulangkan, 60 laki-laki dan 30 perempuan, termasuk dua anak-anak.

Mereka berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Rincian dari Jawa Timur sebanyak 36 orang, Sumatera Utara 19 orang, Aceh 7 orang, Jawa Barat 6 orang, Jawa Tengah 4 orang, Jambi 4 orang, Nusa Tenggara Barat 5 orang, Nusa Tenggara Timur 2 orang? Lampung: 2 orang, Riau 2 orang, Sulawesi Tengah 1 orang dan Sulawesi Utara1 orang

Para PMI ini sebelumnya bekerja tanpa dokumen resmi di sektor-sektor seperti perkebunan, konstruksi, dan rumah tangga, sebelum akhirnya ditangkap dan dideportasi oleh otoritas Malaysia.

Fanny kembali menyatakan, pemerintah menegaskan komitmennya dalam memastikan perlindungan menyeluruh bagi warga negara yang bekerja di luar negeri, termasuk yang bermasalah secara hukum atau administratif.

"Pemulangan massal ini bukan sekadar pemindahan fisik, tetapi juga bentuk nyata hadirnya negara dalam memulihkan martabat dan hak-hak pekerja migran Indonesia," pungkas Fanny.*

 

 

 

Terbaru
sportainment
Piala FA, Man City Pesta 10 Gol ke Gawang Exeter City
Minggu, 11 Januari 2026 | 07:50:00 WIB
bengkalis
SDN 2 Bantan Gelar Sosialisasi Sekolah Adiwiyata di SMPN 5
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:32:39 WIB
dunia
Israel Rutin Bunuh Anak-anak Gaza dan Langgar Gencatan Senjata
Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:04:55 WIB
etalase
Kampus Berdampak: FMIPA UNRI Wujudkan SDGs Melalui Kukerta 2026
Jumat, 9 Januari 2026 | 17:12:03 WIB
potensa
Liburan Natal dan Tahun Baru 2026, Trafik Data XLSMART Naik
Jumat, 9 Januari 2026 | 10:53:27 WIB
etalase
Tutup Buku Tahun 2025, Dana Tabungan BRK Syariah Tumbuh 7 Persen
Jumat, 9 Januari 2026 | 08:15:19 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum