|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Rokan Hilir Afrizal Sintong menyatakan menghormati keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Provinsi Riau.
"Kita tunduk arahan DPP," ujar mantan Bupati Rokan Hilir itu via aplikasi perpesanan WhatsApp kepada Metro Riau, pada Senin (3/11).
Pria yang akrab disapa Epi Sintong itu tak banyak bicara saat ditanya ihwal penunjukan Doli Kurnia sebagai Plt Ketua DPD I Golkar Riau. Namun ia berharap Golkar Riau tetap solid.
"Kami ini kan bawahan dan perpanjangan tangan DPP, sebagai ujung tombak membesarkan partai. Jangan ada lah kami berpecah belah," ujarnya.
Sebelumnya, Afrizal Sintong mendaftar sebagai calon Ketua DPD I Golkar Riau dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Riau pada Oktober lalu. Sintong saat itu mengaku mendapat dukungan dari sejumlah DPD II Golkar di Riau.
Selain Afrizal Sintong, ada lima nama yang juga disebut siap bertarung memperebutkan kursi Ketua Golkar Riau. Kelima orang itu adalah Ridwan GP, Karmila Sari, Yulisman, Helmi Yazid, dan SF Hariyanto. Nama terakhir kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Riau.
Di sisi lain, DPP Golkar memutuskan menunda pelaksanaan Musda XI Golkar Riau yang semula dijadwalkan berlangsung pada 19 Oktober 2025. Penundaan tersebut tertuang dalam surat resmi DPP Partai Golkar bernomor B-905/DPP/GOLKAR/X/2025, yang ditujukan kepada Ketua DPD I Golkar Riau.
Belakangan, DPP Golkar menunjuk Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Plt Ketua DPD Golkar Riau. Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Riau adalah eks Gubernur Riau Syamsuar.
Penunjukan Doli Kurnia tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar Nomor Skep-123/DPP/GOLKAR/X/2025 yang ditandatangani Ketua Umum Bahlil Lahadalia pada 31 Oktober 2025 di Jakarta.
Dalam SK tersebut, Doli diberi sejumlah mandat, satu di antaranya untuk menjalankan roda organisasi dan mempersiapkan pelaksanaan Musda Golkar Riau yang sebelumnya tertunda. *