|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus menunjukkan penurunan signifikan. Hingga Rabu (5/11/2025), hanya tiga daerah yang masih melaporkan adanya titik kebakaran, yakni Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Indragiri Hulu (Inhu), dan Rokan Hilir (Rohil).
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD dan Damkar Riau, Jim Gafur, mengatakan kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya. "Karhutla saat ini tinggal di tiga daerah, yaitu Inhil, Inhu, dan Rohil. Jumlahnya sudah jauh berkurang dari sebelumnya," ujarnya.
Di Kabupaten Inhil, api diketahui muncul di lokasi baru yang didominasi lahan gambut. Untuk mempercepat proses pemadaman, BPBD Riau menurunkan satu unit helikopter water bombing yang melakukan penyiraman udara di area terdampak.
"Lokasi kebakaran di Inhil ini merupakan titik baru. Karena berada di lahan gambut, pemadaman dilakukan melalui dua cara, yakni oleh tim darat dan dukungan helikopter water bombing," jelas Jim.
Sementara itu, di Kabupaten Inhu dan Rohil, kondisi Karhutla sudah jauh lebih terkendali. Api berhasil diblokir dan tidak lagi meluas ke area sekitar. Saat ini, tim gabungan fokus pada proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api tersisa.
"Tim di lapangan sudah berhasil mengurung api agar tidak menyebar. Sekarang tinggal tahap pendinginan saja," tambahnya.
Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga memberikan dukungan tambahan dengan mengirimkan satu unit helikopter water bombing ke Riau. Helikopter tersebut akan direposisi dari Palembang, Sumatera Selatan.
"Informasi yang kami terima, BNPB akan mereposisi satu helikopter water bombing dari Palembang untuk membantu pemadaman di Riau," kata Jim.
Dengan kondisi cuaca yang mulai bersahabat dan kerja sama lintas instansi yang solid, pemerintah optimistis seluruh titik Karhutla di Riau dapat segera dipadamkan sepenuhnya.*