|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberangkatkan sejumlah kendaraan pengangkut bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pelepasan rombongan dilakukan langsung Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Gedung Daerah, Pekanbaru, Senin (8/12/2025).
SF Hariyanto menyampaikan, bantuan merupakan hasil donasi aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap warga di provinsi tetangga yang sedang tertimpa musibah. Bantuan yang terkumpul terdiri dari bahan pangan hingga pakaian layak pakai.
"Alhamdulillah, ini bantuan partisipasi dari ASN Pemerintah Provinsi Riau yang telah terkumpul. Bermacam bantuan telah kita berangkatkan, ada supermie, beras hingga pakaian layak pakai," ujarnya.
Ia menegaskan, solidaritas dan semangat kemanusiaan ASN Riau menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Ia berharap seluruh bantuan dapat tiba dengan selamat dan segera didistribusikan kepada korban yang membutuhkan.
"Kita berdoa mudah-mudahan ini sampai di tujuan dengan selamat. Sehingga dapat didistribusikan kepada yang berhak menerimanya," tambahnya.
Kepala Satpol PP Provinsi Riau, drg Sri Sadono Mulyanto, memaparkan bahwa pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap. Ada tiga mobil double cabin dan satu truk dikirim menuju Aceh Tamiang, sementara dua truk lainnya bergerak ke Sumatera Barat.
"Hari ini kita berangkatkan 3 mobil double cabin dan 1 truk itu ke Aceh Tamiang, karena di sana luar biasa kondisinya. Kemudian, 2 truk berangkat ke Sumatera Barat," jelasnya.
Sementara bantuan untuk Sumatera Utara dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat. Secara keseluruhan, Pemprov Riau mengerahkan 10 unit kendaraan untuk misi kemanusiaan ini.
“Selanjutnya, nanti yang ke Sumatera Utara juga menyusul. Jadi total seluruhnya ada 10 unit kendaraan berangkat ke wilayah terdampak bencana," tambahnya.
Untuk mempercepat pendistribusian, sekitar 30 personel Satpol PP turut dilepas menuju wilayah terdampak. Mereka tidak hanya mengantar logistik, tetapi juga melaksanakan kegiatan sosial, termasuk membantu pemulihan rumah ibadah dan fasilitas umum.
Sri Sadono menambahkan bahwa Pemprov Riau masih membuka peluang donasi dari masyarakat maupun pihak lain. Namun, pengumpulan sementara dihentikan beberapa hari agar distribusi bantuan yang telah terkumpul dapat segera dilakukan.
"Kita masih menerima donasi. Tapi dalam beberapa hari ini kita tutup sementara karena kami akan mendistribusikan yang sudah ada dulu," ujarnya.
Dengan mobilisasi besar ini, Pemprov Riau berharap bantuan yang dikirim dapat meringankan beban ribuan warga di tiga provinsi terdampak, sekaligus mempertegas komitmen Riau dalam aksi solidaritas kemanusiaan di Sumatera.*