Agu 2026
12

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Kemenkebud Pindahkan Prasasti Muara Cianten Agar Tak Terrkena Erosi
nusantara | Senin, 8 Desember 2025 | 18:02:00 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : *
Kementerian Kebudayaan pindahkan Prasasti Cianten. ANTARA/ (ant)

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX melakukan relokasi Prasasti Muara Cianten yang awalnya terletak di Sungai Cisadane, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk melindungi cagar budaya dari ancaman ekologis banjir dan erosi.

Berlokasi di tepi Sungai Cisadane, prasasti itu akan dibuatkan tempat peletakan tersendiri yang berlokasi tidak jauh dari tempat ditemukan. Proses pemindahan diperkirakan selesai pada 27 Desember 2025.

"Dari tahun ke tahun, prasasti ini mengalami ancaman banjir dan erosi. Untuk mengatasi ancaman tersebut, Balai Pelestarian Kebudayaan mulai melakukan studi untuk pelestarian Prasasti Muara Cianten," kata Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat Retno Raswaty dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Baca :

Balai tersebut sudah melakukan kajian pelindungan pada 2008, yang dilanjutkan dengan sejumlah studi hingga tahun lalu.
Retno mengungkapkan bahwa proses pemindahan Prasasti Muara Cianten dilakukan dengan melakukan kolaborasi lintas instansi, mulai dari pemerintah Kabupaten Bogor, dinas kebudayaan setempat, Komando Distrik Militer (Kodim) hingga peneliti dan arkeolog agar proses pemindahan berjalan aman dan lancar
Kawasan itu diproyeksikan dapat menjadi titik awal kunjungan kawasan prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Untuk melengkapi upaya tersebut, akan dibangun pula pusat informasi sehingga pengunjung bisa mendapatkan informasi awal terkait Kerajaan Tarumanegara beserta peninggalan budayanya.

Proses relokasi Prasasti Muara Cianten dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX yang bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) Kabupaten Bogor dan Tim Pengangkatan Prasasti Muara Cianten.

Sebelumnya, proses pemindahan prasasti telah melalui rangkaian pengkajian oleh Tim Ahli Cagar Budaya serta Balai Arkeologi yang sekarang di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Prasasti dipindahkan ke tanah yang lebih tinggi agar terhindar dari ancaman banjir dan erosi.

Balai tersebut memastikan menempuh prosedur yang aman dalam pemindahan tersebut.

Prasasti Muara Cianten merupakan salah satu dari tujuh prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara, kerajaan Hindu kuno di Jawa Barat dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya melalui Surat Keputusan Bupati Bogor Nomor 431/389.b/Disbudpar/2010 dan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 204/M/2016.
Prasasti Muara Cianten pertama kali ditemukan pada tahun 1864 oleh N.W. Hoeparmans, berupa batu andesit dengan keunikan pada ukiran aksara ikal yang belum dapat dibaca oleh para ahli hingga saat ini.

"Semoga Prasasti Muara Cianten ini bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi pelajar maupun masyarakat luas. Selain untuk edukasi, relokasi Prasasti Muara Cianten merupakan bagian dari upaya pembangunan ekosistem kebudayaan, serta peningkatan jati diri bangsa kepada generasi penerus,” kata Retno.(ant)

Terbaru
pekanbaru
Sambut HUT RI, Film Rengat 1949 Ditayangkan di Pekanbaru
Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:52:36 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Cuaca Riau Diprediksi Cerah Berawan
Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:40:57 WIB
potensa
Sambut HUT RI, EMP Bentu-Korinci Baru Limited Kumpulkan 156 Kantong Darah
Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:40:28 WIB
potensa
Aneka Bakaran Hadir di Jalan Riau, Ada Diskon 20 Persen
Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15:00 WIB
etalase
Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Plasma Riau Turun, Jadi Rp3.941 per Kilogram
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:47:31 WIB
otomotif
Penjualan Mobil di Indonesia Bulan Juli Naik, Tembus 81.115 unit
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:04:59 WIB
pekanbaru
250 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Akses Layanan Kesehatan Gratis
Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:47:03 WIB
Artikel Popular
4
politik
hukum
Nasional
Sumatera Dikepung 1.195 Titik...
Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:12:11 WIB