Jan 2026
11

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Dukung Langkah KPK, Plt Gubri: Kalau Tidak Berbuat Salah, Tak Perlu Alergi Diawasi
hukum | Selasa, 16 Desember 2025 | 11:22:06 WIB
Editor : Linda | Penulis : Rivo Wijaya

PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan sikap terbuka dan mendukung penuh langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam upaya penegakan hukum di Provinsi Riau.

SF Hariyanto menegaskan, pengawasan serta tindakan hukum yang dilakukan KPK merupakan bagian penting dalam mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

“Kami mewakili Pemerintah Provinsi Riau tentu menghormati dan mendukung langkah KPK, termasuk terkait informasi pemeriksaan tadi pagi. Sikap terbuka dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar SF Hariyanto, Senin (15/12/2025).

Baca :

Menanggapi penggeledahan yang dilakukan KPK di rumah dinasnya serta pengamanan sejumlah uang dan dokumen, SF Hariyanto menyatakan tidak mempermasalahkan tindakan tersebut. Ia menegaskan, barang-barang yang diamankan tidak berkaitan dengan perkara dugaan pemerasan yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

“Seperti yang disampaikan juru bicara KPK, semua temuan itu nantinya akan dikonfirmasi. Insyaallah kami bekerja sesuai aturan. Kalau tidak berbuat salah, kenapa harus alergi diawasi KPK? Justru pengawasan ini harus kita dukung agar praktik korupsi tidak terulang lagi,” tegas mantan Inspektur Investigasi Kementerian PUPR tersebut.

Sebelumnya, KPK menggeledah rumah dinas Plt Gubernur Riau pada Senin (15/12/2025) pagi. Penggeledahan itu dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau yang melibatkan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, dalam penggeledahan tersebut penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta uang tunai dalam mata uang rupiah dan dolar Singapura.

“Penyidik mengamankan beberapa dokumen yang berkaitan dengan perkara. Selain itu, turut diamankan uang tunai dalam bentuk rupiah dan mata uang asing dolar Singapura,” ujar Budi saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Namun demikian, KPK belum mengungkapkan nilai uang yang disita karena masih dalam proses penghitungan.

“Jumlahnya masih dihitung karena baru diamankan oleh tim penyidik,” kata Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa KPK akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap SF Hariyanto untuk mengonfirmasi barang bukti yang ditemukan dalam penggeledahan tersebut.

“Penyidik tentu akan mengonfirmasi temuan-temuan itu kepada pihak-pihak terkait, baik kepada para tersangka maupun pemilik barang yang diamankan,” jelasnya.

Meski begitu, KPK belum memastikan waktu dan lokasi pemeriksaan terhadap Plt Gubernur Riau tersebut.

“Nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan. Jika diperlukan, pemeriksaan dapat dilakukan di lokasi tertentu agar keterangan dan bahan yang dibutuhkan bisa segera dipenuhi,” pungkas Budi.

Dalam perkara dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan, serta Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengungkapkan bahwa total uang hasil pemerasan dengan modus yang dikenal sebagai “jatah preman” mencapai Rp4,05 miliar, yang diduga berasal dari setoran sejumlah Kepala UPT di Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau.*

Terbaru
dunia
Trump Tegaskan AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:29:35 WIB
kampar
Elevasi Waduk Naik 1,97 Meter, Ini Penjelasan Manager PLTA Koto Panjang
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:09:49 WIB
inhu
Bupati Apresiasi PSMTI Run Indragiri Hulu
Minggu, 11 Januari 2026 | 19:06:43 WIB
politik
Setelah Tertunda, Muhariza Dilantik Jadi Ketua DPC PDI Perjuangan Rohil
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:00:00 WIB
sportainment
Piala FA, Man City Pesta 10 Gol ke Gawang Exeter City
Minggu, 11 Januari 2026 | 07:50:00 WIB
bengkalis
SDN 2 Bantan Gelar Sosialisasi Sekolah Adiwiyata di SMPN 5
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:32:39 WIB
dunia
Israel Rutin Bunuh Anak-anak Gaza dan Langgar Gencatan Senjata
Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:04:55 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum