|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seiring berlangsungnya fase arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Hingga Sabtu (27/12/2025), pergerakan kendaraan masih terpantau tinggi di sejumlah ruas utama, terutama koridor antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Meski puncak arus mudik telah terlewati, intensitas lalu lintas secara kumulatif masih berada di atas kondisi normal.
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Mardiansyah, menyampaikan bahwa total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 140.478 kendaraan, atau meningkat 45,58 persen dibandingkan trafik normal.
"Pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat selama periode arus balik Nataru," ujar Mardiansyah, Minggu (28/12/2025).
Berdasarkan data Hutama Karya, beberapa ruas tol mencatat peningkatan signifikan pada 27 Desember 2025. Ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung–Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (HMW) menjadi yang tertinggi dengan 35.989 kendaraan, melonjak 96,45 persen dari kondisi normal.
Sementara itu, ruas Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat 6.053 kendaraan atau naik 82,70 persen, disusul Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino) dengan 8.396 kendaraan, meningkat 65,37 persen.
Di wilayah Riau, Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dilalui 18.570 kendaraan atau naik 19,83 persen, sedangkan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat 8.851 kendaraan, meningkat 45,53 persen.
"Namun, kondisi berbeda terjadi di Tol Padang–Sicincin yang hanya mencatat 1.965 kendaraan, atau turun 45,63 persen akibat terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi," bebernya.
Selain ruas yang telah beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol fungsional yang dibuka selama periode Nataru. Pada 27 Desember 2025, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) dilalui 1.868 kendaraan, sementara Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) mencatat 2.742 kendaraan.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi intensif dengan pihak terkait.
Pengguna jalan tol diimbau untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk. Selain itu, pengguna juga diminta memastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum memasuki jalan tol.
"Dengan mengutamakan keselamatan bersama, kita setuju untuk selamat sampai tujuan dan merasakan manfaat konektivitas Sumatera yang kini semakin dekat," tutup Mardiansyah.*