|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Pemkab Rohil) resmi meluncurkan program Car Free Day (CFD) di Lapangan Taman Budaya Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Minggu (10/5). Kegiatan perdana langsung menyedot perhatian ratusan masyarakat yang antusias mengikuti berbagai rangkaian acara.
Peluncuran CFD dilakukan oleh Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam bersama Ketua TP PKK Rohil Tatik Sri Rahayu, Ketua IWAPI Rohil dr. Karmila Sari, Ketua BKMT, serta dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.
Peresmian ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Rohil sebagai simbol dimulainya kegiatan bebas kendaraan bermotor di pusat kota Bagansiapiapi.
Sejumlah kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari senam bersama, bazar UMKM, Perekaman KTP, hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan bagi masyarakat.
CFD dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan senam zumba massal yang diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ASN, hingga komunitas olahraga.
Selain itu, Pemkab Rohil menghadirkan layanan publik terpadu seperti cek kesehatan gratis, pengurusan dokumen kependudukan, layanan perbankan, konseling keluarga, pustaka keliling, atraksi atlet KONI Rohil, hingga siaran podcast langsung di lokasi.
Salah satu daya tarik dalam CFD tersebut adalah kampanye lingkungan bertajuk "Tukar Sampah Plastik untuk Mendapatkan Voucher Snack". Program ini bertujuan menjaga kebersihan area CFD sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik.
Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menegaskan bahwa CFD bukan hanya menjadi ajang olahraga mingguan, tetapi juga ruang publik bagi masyarakat untuk berinteraksi tanpa polusi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
"Hari ini kita resmi memulai Car Free Day Bagansiapiapi 2026. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk hidup lebih sehat," ujar Bistamam dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kehadiran bazar UMKM di lokasi CFD diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil di daerah, sehingga roda ekonomi lokal semakin bergerak.
Bistamam juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kebersihan agar CFD Bagansiapiapi dapat menjadi destinasi rutin yang nyaman bagi keluarga.
Menurutnya, CFD akan menjadi agenda mingguan yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah promosi bagi produk lokal, di mana pelaku UMKM dapat memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, IWAPI, dan BKMT, CFD diharapkan mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, kreatif, dan berdaya saing.
Dengan semangat kebersamaan, CFD perdana di Bagansiapiapi menjadi bukti nyata bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan secara produktif, sehat, dan ramah lingkungan.*