|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

TELUK KUANTAN – Festival Pacu Jalur Nasional 2026 di Teluk Kuantan kembali menjadi salah satu agenda budaya yang dinantikan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, sekaligus menjaga identitas budaya daerah.
Sebagai bagian dari upaya mendukung keberlangsungan tradisi tersebut, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group, kembali mengambil bagian dalam pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing. Dukungan ini menjadi bagian dari keterlibatan perusahaan dalam mendukung kegiatan masyarakat serta menjaga nilai-nilai budaya lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Dukungan tersebut diserahkan secara simbolis oleh General Manager Stakeholder Relations (GM SHR) RAPP Wan Moh Jakh Anza kepada Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Drs. Muradi, M.Si. Penyerahan turut disaksikan oleh Ketua Panitia Pacu Jalur 2026 Andi Cahyadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing Dody Fitrawan, S.A.P., M.M., Camat Kuantan Tengah Eka Putera, Deputy GM SHR Hendra Huang, SHR Manager RAPP Raja Elwan Jumanri, serta Community Development (CD) Manager RAPP Amal Fathullah Randy.
Pada kesempatan yang sama, CD RAPP menyerahkan bantuan 100 unit sarana kebersihan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kuansing. Sarana kebersihan tersebut akan digunakan di area gelanggang Pacu Jalur selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si. menyampaikan apresiasi atas dukungan yang secara konsisten diberikan RAPP terhadap pelaksanaan Pacu Jalur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih, penghargaan, dan apresiasi kepada PT RAPP yang konsisten memberikan dukungan bagi keberlangsungan event nasional Pacu Jalur,” ujar Muradi.
Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap event budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing. Ia berharap dukungan tersebut dapat turut mendorong penyelenggaraan Pacu Jalur menjadi semakin baik dari tahun ke tahun.
“Kami juga melihat dukungan RAPP tidak hanya diberikan kepada panitia penyelenggara, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat dan sejumlah jalur yang ikut berpacu. Kami berharap kepedulian ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk turut mendukung Pacu Jalur,” katanya.
Muradi juga mengapresiasi bantuan sarana kebersihan yang diberikan RAPP. Menurutnya, keberadaan tempat sampah tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelaksanaan Pacu Jalur yang lebih ramah lingkungan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Sekali lagi, kami menyampaikan terima kasih kepada PT RAPP atas dukungan dan kepeduliannya terhadap Pacu Jalur dan masyarakat Kuantan Singingi,” tuturnya.
GM SHR RAPP Wan Moh Jakh Anza mengatakan, dukungan terhadap Pacu Jalur merupakan salah satu bentuk keterlibatan perusahaan dalam membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan bersama masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
“Pacu Jalur memiliki nilai yang sangat kuat bagi masyarakat Kuantan Singingi. Selain menjadi bagian dari identitas budaya, tradisi ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang melibatkan banyak pihak. Kami ingin terus mengambil bagian dalam mendukung keberlangsungan tradisi ini agar nilai-nilainya dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Wan Jakh.
Menurutnya, semangat kebersamaan dalam Pacu Jalur terlihat sejak proses persiapan hingga pelaksanaan perlombaan. Pembuatan jalur, persiapan tim, hingga penyelenggaraan perlombaan melibatkan partisipasi masyarakat sehingga tradisi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Kuansing.
Sejalan dengan itu, RAPP juga memberikan dukungan kepada tiga jalur yang berada di wilayah operasional perusahaan dan akan berpartisipasi pada event Pacu Jalur Nasional 2026. Ketiga jalur tersebut yakni Jalur Limbago Sati Rantau Kuantan dari Desa Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah; Jalur Sari Jadi Gementar Alam dari Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang; serta Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti.
Dukungan juga diberikan untuk penyelenggaraan Pacu Jalur tingkat rayon yang dilaksanakan menjelang event Pacu Jalur Nasional. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya RAPP untuk turut mendukung tahapan kegiatan Pacu Jalur di tingkat masyarakat sebelum memasuki perhelatan utama.
Selain menjadi bagian dari agenda budaya masyarakat Kuansing, Pacu Jalur juga memiliki daya tarik yang lebih luas dan menjadi salah satu kegiatan yang memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat dari berbagai wilayah. Karena itu, keberlangsungan tradisi ini membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi berbagai pihak, baik masyarakat, pemerintah maupun pihak pendukung lainnya.
Dukungan terhadap pelestarian budaya lokal tersebut sejalan dengan filosofi 5C yang menjadi landasan APRIL Group, yakni Good for Community, Good for Country, Good for Climate, Good for Customer, dan Good for Company. Prinsip tersebut menjadi salah satu landasan perusahaan dalam menjalankan kegiatan yang memberikan nilai positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Dalam penyelenggaraan Festival Pacu Jalur Nasional 2026, dukungan RAPP secara keseluruhan mencapai Rp350 juta. Dukungan tersebut mencakup kontribusi untuk penyelenggaraan Pacu Jalur, penyediaan seragam panitia, bantuan sarana kebersihan berupa 100 unit sarana kebersihan melalui CD RAPP kepada Dinas Lingkungan Hidup Kuansing, dukungan kepada tiga jalur di wilayah operasional perusahaan yang mengikuti event Pacu Jalur Nasional 2026, serta dukungan dana untuk penyelenggaraan Pacu Jalur tingkat rayon.
Melalui dukungan tersebut, RAPP berharap dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan Pacu Jalur sebagai tradisi yang memiliki nilai budaya sekaligus memperkuat kebersamaan. Semangat gotong royong yang menjadi bagian dari Pacu Jalur diharapkan terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi berikutnya.*