|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru telah mencapai 535 kasus. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Komisi III DPRD Kota Pekanbaru yang mendorong pemerintah dan masyarakat memperkuat langkah pencegahan.
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Abu Bakar, menilai upaya menekan penyebaran DBD tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam memutus rantai penyebaran virus Dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.
"Ini harus jadi perhatian bersama, terutama Dinkes dan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi wabah DBD," kata Abu Bakar, Rabu (19/8/2026).
Menurut Abu Bakar, salah satu langkah yang perlu segera ditingkatkan adalah sosialisasi mengenai pencegahan DBD hingga ke lingkungan permukiman. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru dinilai perlu lebih aktif turun langsung memberikan pemahaman kepada masyarakat.
"Dinkes Pekanbaru harus rutin melakukan sosialisasi dan edukasi, terutama bagaimana memberikan informasi pencegahan terhadap bahaya DBD kepada masyarakat," kata Abu Bakar.
Ia mengatakan, penyampaian edukasi dapat dilakukan dengan melibatkan puskesmas, kader Posyandu serta perangkat RT dan RW. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam memastikan informasi mengenai pencegahan DBD dapat diterima masyarakat.
"Dalam melaksanakan sosialisasi tersebut, perlu melibatkan pihak-pihak yang bisa memberikan informasi seperti pihak Puskesmas, kader Posyandu sampai ke RW/RT, terutama bagaimana menggerakkan 3M Plus," jelasnya.
Abu Bakar juga mengingatkan agar upaya pemberantasan DBD tidak hanya dilakukan ketika jumlah kasus mengalami peningkatan. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan perlu menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin.
"Camat, lurah hingga RT dan RW harus mengajak masyarakat melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan. Paling tidak dengan membersihkan lingkungan bisa mencegah penyakit DBD," jelasnya.
Ia menilai gerakan bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD di tengah permukiman warga.*