Jan 2026
12

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Sudah 35 Imigran Asal Banglades Dideportasi
pekanbaru | Rabu, 7 Agustus 2019 | 19:47:59 WIB
Editor : wisly | Penulis : Linda
ilustrasi

PEKANBARU - Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru telah mendeportasi 35 imigran asal Bangladesh ke negara asalnya.  Para imigran itu ditangkap polisi dari Polres Dumai pada pertengahan Juli 2019 lalu saat akan berangkat ke Malaysia melalui jalur ilegal.

Seluruh Imigran asal Bangladesh itu dideportasi tiga tahap sejak akhir Juli 2019 lalu. Pendepotasian pertama dilakukan pada 30 Juli sebanyak 10 imigran, pada 1 Agustus sebanyak 15 orang dan 10 orang pada Selasa (6/8).

"Terakhir kami deportasi kemarin (Selasa) sebanyak 10 orang immigratoir atas nama Md Sumon Hossein dan kawan-kawan," ujar Kepala Rudenim Pekanbaru, Junior M Sigalingging, di Pekanbaru, Rabu (7/8).

Baca :

Sama dengan penderportasian imigran asal Bangladesh sebelumnya, pemulangan 10 orang  dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju  Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

"Dari Bandara Soekarno-Hatta menuju  Don Mueang International Airport Bangkok (Thailand) pukul 
13.30 waktu setempat dengan  pesawat Thai Lion Air kode
penerbangan SL117. Setelah itu  ke Bandara  Shahjalal International Airport (Dhaka) menggunakan  Thai Lion Air kode penerbangan SL224 pukul 22.50 waktu setempat," jelas Junior.

Junior menjelaskan, 35 imigran itu melanggar Pasal 
75 ayat (1) Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Pemulangan imigran itu dibiayai oleh pihak keluarga masing-masing. 

Sebelumnya, 35 imigran asal Banglades masuk ke Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi  di Bandar Ngurah Rai Bali tanggal 16 dan 17 Juni 2019.  Sebanyak 13 orang tiba di Bali pada 16 Juni dan 22 orang lainnya pada 17 Juni. 

Mereka datang ke Indonesia menggunakan visa kunjungan selama 30 hari. Mereka diamankan pihak Polres Dumai di Jalan Soekarno-Hatta ketika akan melakukan perjalanan ke Malaysia tanpa melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi Dumai. *

Terbaru
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih, Saudara-saudaraku
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB
pekanbaru
Sepanjang 2025, PMK Serang 304 Hewan Ternak di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 14:04:12 WIB
sportainment
Tersingkir Dari Piala FA, MU Hampir Dipastikan Tanpa Gelar Musim Ini
Senin, 12 Januari 2026 | 10:27:17 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Sebagian Wilayah Riau Hujan Ringan
Senin, 12 Januari 2026 | 09:23:43 WIB
dunia
Trump Tegaskan AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:29:35 WIB
kampar
Elevasi Waduk Naik 1,97 Meter, Ini Penjelasan Manager PLTA Koto Panjang
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:09:49 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih,...
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB