Jan 2026
14

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Telkomsel Hadirkan Akses Pendidikan Lebih Luas di Era Digital
potensa | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:21:23 WIB
Editor : wsl | Penulis : rivo

PEKANBARU - Era digital telah mengubah wajah dunia. Batas jarak, ruang, dan waktu seolah runtuh di hadapan derasnya arus teknologi. Internet kini bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan mendasar yang menyatukan manusia dengan ilmu pengetahuan, peluang, dan harapan baru.

Di tengah pusaran perubahan itu, Pekanbaru tampil sebagai kota yang tumbuh cepat, dinamis, dan penuh energi. Sebagai ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru bukan hanya simpul ekonomi, tetapi juga rumah bagi masyarakat Melayu yang kaya budaya, sekaligus ruang pertemuan berbagai etnis dan ide. Kota ini merepresentasikan harmoni antara tradisi dan modernitas.

Namun, semangat saja tidak cukup untuk menjawab tantangan zaman. Dibutuhkan jembatan yang menghubungkan mimpi dengan kenyataan, potensi dengan kesempatan. Di sinilah peran Telkomsel hadir, lebih dari sekadar penyedia jaringan. Telkomsel menjadi mitra yang menyalakan semangat Indonesia dari Pekanbaru.

Baca :

Di dunia pendidikan misalnya, teknologi internet telah menjadi kebutuhan utama. Guru, siswa, hingga mahasiswa sangat bergantung pada akses digital untuk memperkaya proses belajar mengajar.

Di masa pandemi, ketika ruang kelas bergeser ke layar gawai, Telkomsel hadir memastikan pendidikan tetap berjalan. Kini, di era pascapandemi, peran itu tidak berhenti, justru semakin berkembang, membuka ruang-ruang baru bagi generasi muda untuk bermimpi lebih tinggi.

Telkomsel menghadirkan bukan hanya jaringan yang kuat, tetapi juga solusi yang menjangkau kehidupan masyarakat, mulai dari UMKM yang go digital, generasi muda yang meretas peluang melalui startup, hingga pelaku seni yang memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan budaya Melayu ke dunia.

Pekanbaru adalah simbol semangat yang tak pernah padam. Dengan dukungan teknologi yang tepat, semangat itu menjelma menjadi kekuatan nyata untuk membawa masyarakat melangkah lebih jauh.

Telkomsel, Penopang Pendidikan di Era Digital

Hal inilah yang dirasakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Adolf Bastian, M.Pd, yang menegaskan bahwa keberadaan jaringan telekomunikasi yang andal menjadi salah satu penopang utama keberlangsungan pembelajaran, baik di sekolah maupun di perguruan tinggi.

Menurutnya, pengalaman saat pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata betapa pentingnya jaringan telekomunikasi. Saat itu, kegiatan belajar mengajar harus berlangsung dari rumah dalam waktu yang cukup lama.

Dalam kondisi tersebut, Telkomsel hadir memberikan dukungan jaringan yang memadai, sehingga guru dan siswa tetap bisa menjalankan proses belajar meski secara daring.

"Ketika Covid-19 melanda, seluruh aktivitas pendidikan dipaksa beralih ke rumah. Telkomsel sangat membantu melalui jaringan yang cukup baik, sehingga pembelajaran tetap bisa berjalan," ungkap Adolf, Senin (25/8/2025) saat diwawancarai Metro Riau via telfon.

Lebih jauh, Adolf menilai peran Telkomsel dalam dunia pendidikan tidak hanya sebatas penyedia jaringan komunikasi. Bagi guru, siswa, dan mahasiswa, Telkomsel telah menjadi mitra penting yang memudahkan mereka dalam mengakses informasi, mengerjakan tugas, hingga mengembangkan kualitas pembelajaran.

Karena itu, Adolf berharap Telkomsel terus berkomitmen meningkatkan kualitas jaringan di masa depan. "Proses belajar mengajar kini sudah memasuki era hybrid learning, perpaduan antara tatap muka dan pembelajaran jarak jauh. Itu semua memerlukan dukungan jaringan yang stabil dan berkualitas," ujarnya.

Sebagai seorang akademisi sekaligus Dekan Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau, Adolf menuturkan bahwa dirinya adalah pelanggan setia Telkomsel sejak pertama kali memiliki ponsel. Baginya, konsistensi dan kualitas jaringan menjadi alasan utama untuk terus mempercayakan kebutuhan komunikasinya pada operator merah tersebut.

Tidak hanya untuk kebutuhan individu, PGRI yang ia pimpin juga sangat membutuhkan layanan jaringan yang baik. Apalagi organisasi ini memiliki Smart Learning Center, sebuah pusat pembelajaran yang dikelola langsung oleh Pengurus Besar PGRI untuk meningkatkan kompetensi guru di seluruh Indonesia.

"Smart Learning Center ini terpusat di kantor PB PGRI, namun layanannya untuk seluruh guru di tanah air. Jadi jaringan yang kuat adalah syarat mutlak agar program ini berjalan maksimal," jelasnya.

Selain peningkatan kualitas jaringan, Adolf juga menyampaikan harapan agar Telkomsel menghadirkan paket-paket internet yang lebih terjangkau. Menurutnya, kebutuhan data digital semakin tinggi, sementara banyak masyarakat, guru, siswa, hingga mahasiswa masih terbatas dalam kemampuan ekonomi.

"Masyarakat kini mencari provider yang tidak hanya jaringannya bagus, tapi juga harganya terjangkau. Apalagi di era digital yang berkembang pesat ini, internet sudah menjadi kebutuhan primer untuk belajar dan bekerja," tambahnya.

Melalui kolaborasi antara penyedia jaringan, pemerintah, serta masyarakat, Adolf percaya pendidikan di Indonesia dapat melangkah lebih maju. Apa yang dilakukan Telkomsel sejauh ini, menurutnya, sudah menjadi kontribusi besar. Namun ia tetap berharap langkah itu berlanjut dengan inovasi yang lebih menyentuh kebutuhan dunia pendidikan

Telkomsel, Sahabat Setia Generasi Belajar di Riau

Hal serupa juga dirasakan oleh para pelajar dan mahasiswa, koneksi yang stabil adalah jembatan menuju ilmu pengetahuan tanpa batas. Dan bagi mereka di Riau, Telkomsel hadir sebagai sahabat setia dalam perjalanan menuntut ilmu.

Seperti yang dirasakan Ariyanto (34), mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi Universitas Riau. Sebagai perantau, Ariyanto mengaku sangat terbantu dengan jaringan Telkomsel, baik untuk belajar daring maupun sekadar menghubungi keluarganya di kampung halaman.

"Jaringannya stabil, bahkan sampai ke pelosok. Itu sangat mempermudah saya dalam mengerjakan tugas kampus maupun menjaga silaturahmi dengan keluarga," ujarnya dengan senyum lega.

Bagi pria yang akrab disapa Brader ini, Telkomsel bukan sekadar operator, tetapi penghubung yang menguatkan langkah dan rasa rindu.

Kisah berbeda datang dari Amalia Ramadan (Amel) (20), mahasiswi Ilmu Keperawatan Universitas Riau. Baginya, Telkomsel adalah kunci untuk membuka cakrawala baru dalam dunia pendidikan.

"Materi keperawatan itu rumit, butuh banyak belajar mandiri. Dengan Telkomsel, saya bisa mencari tutorial dari YouTube dengan lancar. Jaringannya tidak lelet, jadi saya bisa lebih tenang belajar dari rumah," ungkap Amel.

Kini, Amel tetap setia menggunakan Telkomsel karena ia merasa perjalanan akademiknya selalu dimudahkan oleh akses informasi yang tak terbatas.

Tak hanya mahasiswa, pelajar SMA pun merasakan manfaat serupa. Novriyanti (16), siswi SMA 12 Pekanbaru jurusan IPS, merasakan langsung bagaimana internet Telkomsel mendukung proses belajar di sekolah.

"Sekarang banyak pembelajaran dilakukan secara online. Guru-guru pun sering menggunakan referensi dari internet. Dengan Telkomsel, semua jadi lebih mudah diakses," tutur Yanti, begitu ia biasa disapa.

Kisah ini hanyalah sedikit dari sekian banyak cerita nyata tentang bagaimana Telkomsel hadir, bukan hanya sebagai penyedia jaringan, melainkan juga sebagai penyokong mimpi. Dari guru, mahasiswa S2, mahasiswi keperawatan, hingga siswi SMA, semuanya merasakan manfaat yang sama, kemudahan belajar, kelancaran komunikasi, dan kesempatan meraih masa depan lebih cerah.

Di era digital yang serba cepat, Telkomsel telah membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi jembatan emas menuju ilmu pengetahuan dan harapan. Jaringan yang luas hingga ke pelosok negeri menjadikan Telkomsel sahabat setia generasi muda Riau dalam menyalakan semangat belajar tanpa batas.

Telkomsel Menyalakan Semangat Indonesia di Era Digital

Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Telkomsel dalam mempertegas perannya sebagai penghubung jutaan masyarakat Indonesia di era digital. Dengan konsistensi menghadirkan jaringan berkualitas, Telkomsel tidak hanya memperkuat layanan 4G/LTE dan memperluas jaringan 5G, tetapi juga mengoptimalkannya dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Bukti nyata terlihat pada momen Ramadan dan Idul Fitri 2025. Sejak 26 Maret hingga 8 April 2025, Telkomsel mencatatkan lonjakan trafik broadband hingga 15,7 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan ini berhasil diantisipasi dengan pengelolaan ribuan jaringan yang dioptimalkan melalui teknologi AI, sehingga pelanggan tetap menikmati kenyamanan akses digital di tengah tingginya kebutuhan komunikasi.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan komitmen perusahaan sejalan dengan semangat Hari Kemerdekaan RI ke-80.

"Semangat kemerdekaan ini menjadi inspirasi sekaligus pengingat bagi Telkomsel untuk terus berkontribusi memajukan bangsa. Melalui Nyalakan Semangat Indonesia, kami berkomitmen menjadi digital enabler yang mewujudkan masyarakat Indonesia berdaya saing tinggi untuk menciptakan masa depan gemilang," ujarnya.

Tak hanya menghadirkan jaringan andal, Telkomsel juga menunjukkan kepedulian sosial melalui program Mudik Hepi 2025, yang memberangkatkan secara gratis lebih dari 1.100 pemudik dari berbagai profesi. Sementara dari sisi layanan, berbagai promo paket internet Ramadan turut melengkapi pengalaman digital pelanggan.

"Peningkatan signifikan trafik broadband Telkomsel merupakan bukti kepercayaan pelanggan pada layanan kami. Kami berterima kasih atas kepercayaan tersebut dan turut bahagia dapat memastikan setiap pelanggan menikmati momen Ramadan dan Idul Fitri 2025 dengan penuh kemudahan dan kenyamanan," ungkap VP Corporate Communications dan Social Responsibility Telkomsel, Saki Hamsat Bramono.

Selama tiga dekade, Telkomsel konsisten menghadirkan konektivitas terbaik dengan lebih dari 280 ribu BTS yang menjangkau 97 persen populasi Indonesia, melayani 158,4 juta pelanggan mobile serta 10 juta pelanggan IndiHome-B2C.

Inovasi produk pun terus berkembang, mulai dari SIMPATI yang kini hadir dengan ragam digital benefit, Telkomsel Halo, IndiHome, hingga layanan konvergensi Telkomsel One.

Komitmen pada masa depan konektivitas juga tercermin dari perluasan jaringan 5G secara contiguous yang diperkuat pemanfaatan AI end-to-end di 56 kota/kabupaten sepanjang akhir 2024 hingga 2025.

Daerah strategis seperti Bandung, Batam, Makassar, Surabaya, Jabodetabek, Bali, hingga Ibu Kota Nusantara kini turut menikmati layanan 5G dengan dukungan lebih dari 3.000 BTS.

Atas konsistensinya, Telkomsel berhasil meraih enam penghargaan internasional dari Ookla® Speedtest Awards™ pada paruh pertama 2025. Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi Telkomsel sebagai operator digital terdepan yang terus menyalakan semangat Indonesia.(rvo). Fhoto Mahasiswa UNRI belajar online secara kelompok dilingkungan kampus.*

Penulis: Rivo
Wartawan Metro Riau

Terbaru
pekanbaru
Pemprov Riau Siapkan Tim Khusus Kejar Pendapatan Daerah
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:14:14 WIB
pekanbaru
Inflasi Riau Dipicu Bencana Sumatera, Pemprov Datangkan Pangan dari Jawa
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:31:22 WIB
politik
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA 2025
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
rohul
Pengurus DPC PJI Rokan Hulu 2026-2029 Dikukuhkan
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:05:00 WIB
sportainment
John Herdman Diperkenalkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:01:30 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
politik
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA...
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih,...
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB