|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

SIAK — Antusiasme masyarakat yang ingin berinteraksi langsung dengan Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah. Untuk menampung aspirasi dan keluhan warga, Afni meluncurkan program “Rumah Rakyat” yang perdana digelar di Kampung Sawit Permai, Kecamatan Dayun, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini berlangsung seharian penuh, sejak pagi hingga malam, dan dirangkai dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 serta HUT ke-7 Squad Mekar Sari. Selain sebagai ajang silaturahmi, Rumah Rakyat juga menjadi wadah dialog terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Berbeda dari kunjungan kerja pada umumnya, Bupati Afni memilih datang tanpa protokol berlebihan. Ia bahkan menegaskan kepada para camat dan penghulu agar tidak menyiapkan konsumsi atau pelayanan khusus bagi rombongan bupati.
“Saya larang camat dan penghulu menyiapkan konsumsi. Prinsip dasar Rumah Rakyat adalah pelayanan, dan UMKM wajib di depan. Kalau saya butuh makan atau minum saat melayani warga, tinggal beli di warung UMKM yang ada,” tegas Afni.
Wadah Aspirasi dan Layanan Publik
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan publik terpadu, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, sunat massal, hingga pelayanan kesehatan gratis. Sejumlah pelaku UMKM lokal juga turut memeriahkan kegiatan dengan membuka stan produk unggulan mereka.
Sepanjang hari, Bupati Afni menerima beragam keluhan dan masukan warga — mulai dari perbaikan infrastruktur, ketersediaan air bersih, hingga permintaan agar pemerintah lebih sering turun langsung ke kampung.
“Yang curhat macam-macam pengaduannya. Semua sudah saya sampaikan dalam rapat bersama kepala OPD hari ini untuk segera ditindaklanjuti, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang,” jelasnya.
Selain berdialog, Afni juga meninjau embung di Dayun yang memiliki potensi dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis alam. Ia turut berbincang dengan pelaku UMKM ikan lele, mendengarkan langsung kendala yang mereka hadapi, seperti harga pakan dan akses pemasaran hasil produksi.
Dekat dengan Warga, Tanpa Sekat
Suasana hangat terasa ketika Bupati Afni berkeliling kampung menggunakan sepeda motor. Ia menyapa warga satu per satu, berbincang santai, bahkan menyempatkan diri menjenguk warga yang sedang sakit.
“Semoga cepat sembuh, ya, Bu. Tetap semangat,” ucap Afni sambil menggenggam tangan seorang ibu lanjut usia.
Menjelang malam, kegiatan ditutup dengan suasana penuh keakraban. Afni terlihat duduk lesehan bersama warga, menikmati jajanan pedagang lokal sambil menonton layar tancap di lapangan kampung. Gelak tawa dan obrolan ringan menutup hari panjang yang penuh makna.
“Kami sadar belum bisa berbuat banyak, tapi kami tulus mencintai Siak dan seluruh warganya,” ujar Afni di sela acara penutupan.
Ia berharap Rumah Rakyat dapat menjadi kegiatan rutin di setiap kecamatan, sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tanpa sekat antara pemerintah dan rakyatnya.
Usai kegiatan di Dayun, Bupati Afni melanjutkan kunjungan ke Buantan Besar dan Tuah Indrapura untuk meninjau pengungsi korban banjir. Ia memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, menegaskan komitmennya untuk hadir dan bekerja bersama rakyat, bukan sekadar datang berkunjung.*