|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Suasana riuh menggema dari dalam pekarangan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Pekanbaru tatkala disambangi tim dari Komunitas Kurnia Wakaf Al-Qur’an (KWQ), Jumat (14/11/2025) pagi. Halaman sekolah tampak dipenuhi para pelajar, lantunan nasyid yang merdu dan menyentuh kalbu membahana menembus angkasa.
Pagi itu, seratusan siswa/i kelas VII-IX berseragam pakaian melayu warna biru berkumpul dan duduk berbaris tertib dalam dua kelompok. Dari pelataran teras yang juga difungsikan sebagai podium, pimpinan sekolah dan majelis guru bergantian memberi pengarahan dengan sabar lewat pengeras suara.
Para pelajar sekolah berbasis Islam setara SMP yang termasuk favorit di Pekanbaru ini terlihat ceria dan kompak. Senyum akrab dan tawa lepas menghiasi saat mereka bercengkerama atau mengobrol satu sama lain sembari tetap menyimak dan mematuhi instruksi para guru.
Mereka penuh semangat dan antusias mengikuti kegiatan bernuansa Islami yang sepertinya agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat sebelum proses belajar dimulai. Mereka tetap bertahan duduk walau agak terusik dan tidak nyaman terkena sinar matahari pagi cukup menyengat kulit.
Suasana makin gegap gempita manakala sejumlah pelajar secara bergiliran naik ke pelataran teras yang dijadikan pentas untuk saling unjuk kebolehan dan keterampilan. Berbagai atraksi bernuansa Islami ditampilkan baik secara perorangan maupun berkelompok. Elu-eluan dan tepuk tangan dari masing-masing kelompok pendukung yang merupakan teman-teman sekelas terdengar bersahut-sahutan.
Kegiatan Islami tersebut berlangsung cukup singkat namun bermakna. Ketika ditutup para siswa/i tidak langsung bubar dan tetap bertahan di halaman. Karena ada kegiatan lanjutan yang penting mereka ikuti, yaitu acara penyerahan dan pembagian Al-Qur’an baru dan gratis dari komunitas KWQ.
Mereka juga akan mendapatkan tambahan wawasan dan motivasi dari A. Z. Fachri Yasin, pimpinan KWQ yang juga akademisi senior Riau.
Hari itu, KWQ menyerahkan 91 mushaf Qur’an yang dihimpun dari 15 pewakif untuk pelajar tahfidz MTsN 1 yang memiliki hafalan minimal 2 juz. Al-Qur’an wakaf dibagikan langsung oleh pimpinan KWQ bersama tim yang terdiri dari Fachri Fari Suradji, Sony dan Zilwadi. Selain para pengelola sekolah, juga turut hadir Rizki Firzani MSi, mewakili Kepala Kementerian Agama Pekanbaru.
Perlu Cita-cita
Pembagian mushaf Qur’an standar sesuai kaidah mode tajwid dan terjemahan berwarna produksi King Salman oleh KWQ tersebut tidak hanya direspons positif pimpinan dan majelis guru MTsN 1 tapi juga disambut hangat dan semringah oleh para pelajar tahfidz di sekolah ini.
Sebagaimana diakui salah seorang siswa tahfidz saat diminta tampil dan dimintai tanggapannya langsung oleh pimpinan KWQ terkait pembagian mushaf Qur’an tersebut.
“Senang, bahagia dan juga bersyukur. Karena mendapatkan mushaf Qur’an baru, bagus dan gratis. Tentunya akan menambah semangat dalam meningkatkan pembelajaran dan hafalan,” ujarnya dengan lugas yang disambut tepuk tangan riuh dari pelajar lainnya yang menyaksikan.
Dalam momen tersebut, pimpinan KWQ selain mendorong para pelajar tahfidz untuk menjadi hafidz Qur’an, juga menekankan agar mulai memikirkan dan merancang masa depan. Harus punya cita-cita dan ada usaha meraihnya agar bisa menjalani kehidupan yang baik kelak.
“Cita-cita itu perlu, dan kalian juga mesti melanjutkan pendidikan hingga bangku kuliah untuk mewujudkannya. Teruslah giat belajar karena pendidikan merupakan bekal terbaik meraih masa depan gemilang,” kata Fachri Yasin, gaya khasnya dan suara yang lantang.
Tidak hanya dengan kalangan siswa, pimpinan KWQ berinteraksi dengan kalangan siswi sekolah ini. Salah seorang siswi diminta tampil dan menyampaikan langsung tentang pendidikan dan cita-citanya. Fachri kemudian memberikan motivasi dan pesan yang sama tentang pentingnya pendidikan dan cita-cita.
Pada kesempatan itu, Fachri Yasin juga menyampaikan bahwa mushaf Qur’an yang diserahkan dan dibagikan tersebut merupakan hasil wakaf yang dihimpun dari 15 pewakif. KWQ hanya memfasilitasi untuk disalurkan kepada yang membutuhkan, terutama kalangan pelajar tafhidz.
“Harapan para pewakif tidak banyak, mereka hanya minta Qur’an wakaf ini dimanfaatkan dengan baik dan mendoakan yang terbaik untuk kehidupan mereka di dunia dan akhirat,” ungkap Fachri.
Adapun KWQ sendiri, lanjut dia, bukan berbentuk yayasan atau lembaga organisasi lainnya, melainkan hanya komunitas yang terdiri dari beberapa orang. Walaupun demikian, sejak didirikan medio tahun 2022 komunitas ini sudah menghimpun dan menyalurkan ribuan Al-Qur’an, terutama kepada para pelajar tahfidz, baik di pesantren, sekolah Islam maupun sekolah umum, yang tersebar di kabupaten/kota di Riau.
“Kami berharap doa dan dukungan dari berbagai pihak agar KWQ bisa tetap eksis dan konsisten dalam menjalankan kegiatan wakaf Al-Qur’an dengan tujuan utama membumikan Al Qur’an di Bumi Riau,” kata Fachri Yasin.
Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Kepala MTsN 1 Pekanbaru, Syafyunil, S.Ag, saat menyampaikan sambutan menegaskan bahwa pemberian Qur’an wakaf tersebut memiliki dampak besar bagi para siswa, khususnya yang menjalani program tahfidz.
“Tentunya kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada para pewakif dan juga pihak KWQ yang memfasilitasi. Karena mushaf standar yang sesuai kaidah sangat penting dan membantu anak-anak di kelas tahfidz, sehingga ada keseragaman metode pembelajaran,” ujarnya.
Dengan adanya Al-Qur’an wakaf dari KWQ ini diharapkan dapat mendorong kemampuan pelajar tahfidz dalam menghafal menjadi jauh lebih baik, sehinggar target hafalan yang ditetapkan madrasah pun dapat dicapai.
“Manfaatkan dan jaga mushaf Qur’an ini dengan baik. Kita doakan juga para pewakif atas kepeduliannya dan semoga mendapat berkah dan menjadi amal jariyah yang diganjar pahala oleh Allah Swt,” pesan Syafyunil yang saat ini menjabat sebagai Waka Bidang Humas MTsN 1 Pekanbaru.
Sebagai informasi tambahan, program tahfidz di MTsN ! telah berlangsung bertahun-tahun dan menunjukkan hasil yang signifikan. Saat ini, selain kelas VIII dan IX, siswa kelas VII juga sudah ada mengikuti program tahfidz sebanyak 15 orang,
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pekanbaru yang diwakili Rizki Firzani dalam sambutannya menyampaikan tentang pentingnya Al Qur’an sebagai wahyu Ilahi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw untuk dijadikan pedoman bagi umat Islam.
“Setiap huruf di ayat-ayat Al-Qur’an mengandung hikmah dan kemuliaan. Bagi yang siapa membaca dan mempelajari serta mengajarkan dan mengamalkan akan mendapatkan kemuliaan, kebaikan dan ganjaran pahala di sisi Allah Swt. Karena itu mari terus membersamai Al Qur’an dalam kehidupan kita,” katanya.
Rizki juga mengapresiasi dan mendukung kegiatan komunitas KWQ yang menjadi fasilitator wakaf Qur’an dari pewakif yang berasal dari berbagai kalangan. Sebab, wakaf ini sangat membantu para pelajar tahfidz yang membutuhkan sarana pembelajaran yang lebih baik untuk meningkatkan kemampuan pemhaman dan hafalannya.
Kegiatan penyerahan dan pembagian Qur’an wakaf yang berlangsung dalam suasana ceria namun khidmat itu tersebut diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan dari pihak sekolah yang diwakili Plh Kepsek Syafyunil kepada pimpinan KWQ dan ditutup foto bersama. *