|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa memimpin langsung kegiatan penanaman pohon di sejumlah titik terdampak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Jumat (12/12/2025). Langkah ini sebagai upaya memulihkan lingkungan pascabanjir bandang.
Aksi ini menjadi bagian dari implementasi program Green Policing yang dicanangkan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap pelestarian alam dan pencegahan bencana.
Puluhan pohon ditanam di area rawan longsor dan lokasi yang mengalami kerusakan ekosistem akibat hantaman banjir.
Penanaman ini tidak hanya ditujukan untuk memulihkan kondisi alam, tetapi juga sebagai langkah mitigasi jangka panjang dengan memperkuat struktur tanah, meningkatkan daya serap air, serta mengembalikan vegetasi yang hilang.
Kombes Ketut Gede mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan nyata instruksi Kapolda Riau untuk menggerakkan Green Policing, yakni mengedepankan kepedulian lingkungan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
“Green Policing bukan hanya gerakan menanam pohon, tetapi komitmen menjaga keberlanjutan alam. Dengan penanaman pohon di wilayah terdampak banjir, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya saat bencana, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan sinergi antara personel Brimob dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana kebersamaan dan menjadi penyemangat bagi warga yang tengah berupaya bangkit dari musibah.
Penanaman pohon ini juga menjadi simbol harapan baru bahwa kehidupan di Agam akan kembali pulih dan lebih kuat.
Warga pun menyampaikan apresiasi atas langkah Brimob Polda Riau tersebut, menyebut kehadiran aparat sebagai bentuk kepedulian yang memberikan kekuatan moral di tengah masa pemulihan.
Implementasi Green Policing di lapangan sekaligus menegaskan bahwa kepedulian lingkungan menjadi bagian penting dari pelayanan Polri kepada masyarakat.*