|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Rute penerbangan baru dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju Sibolga resmi beroperasi. Rute Pekanbaru–Sibolga ini dilayani oleh maskapai Wings Air dan menjadi tambahan konektivitas udara antardaerah di wilayah Sumatera.
Pembukaan rute tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat jaringan transportasi udara, sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat dan pelaku usaha.
Selain itu, kehadiran rute baru ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata serta perekonomian daerah. Dengan waktu tempuh yang lebih singkat, rute Pekanbaru–Sibolga menjadi alternatif perjalanan yang lebih nyaman dan efisien.
General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad, mengatakan bahwa pengoperasian rute ini menandai hadirnya konektivitas udara baru yang menghubungkan Provinsi Riau dengan wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Menurutnya, pembukaan rute Pekanbaru–Sibolga merupakan wujud sinergi antara operator bandara, maskapai penerbangan, dan para pemangku kepentingan lainnya dalam meningkatkan pelayanan serta aksesibilitas transportasi udara.
Kehadiran rute ini juga memperluas pilihan destinasi bagi pengguna jasa Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II.
Melalui pembukaan rute tersebut, konektivitas udara di wilayah Sumatera diharapkan semakin kuat, sekaligus mampu mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan rute penerbangan guna menghadirkan layanan transportasi udara yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sebelum mendarat membawa penumpang dari Pekanbaru menuju Sibolga, pesawat Wings Air tersebut sebelumnya melayani penerbangan dari Gunungsitoli menuju Pekanbaru.
Rute Gunungsitoli–Pekanbaru sendiri telah dibuka beberapa bulan lalu dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Kehadiran satu armada yang menghubungkan beberapa destinasi ini menjadi simbol semakin eratnya keterhubungan antardaerah di Sumatera, membuka peluang baru, serta memperpendek jarak antarkawasan.*