|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperkuat kualitas infrastruktur jalan provinsi di tengah kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi tekanan. Salah satunya melalui peningkatan struktur Ruas Jalan Mahato (Batas Rokan Hilir)-Simpang Manggala, Kabupaten Rokan Hilir.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, tahun ini Pemprov Riau mengalokasikan anggaran Rp97,7 miliar untuk pembangunan rigid pavement atau perkerasan beton sepanjang 8,9 kilometer (Km).
Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi, mengatakan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih kuat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
"Iya, tahun ini Pemprov Riau membangun rigid pavement di Ruas Jalan Mahato-Simpang Manggala, Rokan Hilir, sepanjang 8,9 Km dengan total anggaran Rp97,7 miliar. Perbaikan jalan ini sebagai komitmen Plt Gubernur Riau Pak SF Hariyanto meningkatkan kualitas infrastruktur jalan," kata Zulfahmi, Rabu (12/8/2026).
Zulfahmi menjelaskan, pembangunan tersebut terbagi dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama mencakup Ruas Jalan Mahato (Batas Rokan Hilir)-Simpang Manggala sepanjang 5,5 Km dengan nilai kontrak Rp60 miliar.
Sementara paket kedua mencakup Ruas Jalan Mahato (Batas Rokan Hilir)-Simpang Manggala B sepanjang 3,4 Km dengan nilai pekerjaan Rp37,7 miliar.
"Untuk paket pertama sudah kontrak, tinggal pelaksanaan pekerjaan saja. Sedangkan paket kedua saat ini sedang proses lelang," jelasnya.
Menurut Zulfahmi, pembangunan rigid pavement di ruas tersebut diharapkan mampu menjawab persoalan infrastruktur jalan yang selama ini dihadapi masyarakat di wilayah setempat. Penguatan struktur jalan juga diharapkan membuat akses transportasi menjadi lebih lancar dan mendukung mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi.
Ke depan, peningkatan kualitas Ruas Jalan Mahato-Simpang Manggala diharapkan tidak hanya memperbaiki konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Rokan Hilir.
Di tengah keterbatasan fiskal, Pemprov Riau menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas, terutama pada ruas jalan yang memiliki peran penting bagi mobilitas dan aktivitas masyarakat.*