Jan 2026
12

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Semarakkan Pawai Taaruf MTQ ke-43 di Bengkalis
Ratusan Peserta Meranti Hadirkan Budaya, Semangat, dan Identitas Negeri Sagu
meranti | Senin, 30 Juni 2025 | 20:25:51 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : ali
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, didampingi Wakil Bupati, Muzamil Baharudin, melambaikan tangan kepada para peserta Kepulauan Meranti saat melewati panggung ketika pawai taaruf.

BENGKALIS - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 Tingkat Provinsi Riau bukan sekadar ajang lomba membaca Alquran, tetapi juga momentum kebersamaan dan representasi identitas daerah. Sabtu (28/6), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti turut menyemarakkan kegiatan Pawai Ta’aruf dengan menghadirkan 600 peserta, di mana ini mencerminkan semangat keagamaan yang kuat dan komitmen tinggi dalam melestarikan budaya lokal.

Dalam kegiatan Pawai Ta’aruf sebagai bagian dari rangkaian MTQ, ratusan peserta dari Kepulauan Meranti tampil memukau dengan kekompakan, busana adat, serta tarian khas daerah. Pawai ini turut menjadi ajang promosi budaya dan identitas lokal yang kuat, memperkaya nilai-nilai keagamaan dalam balutan kearifan lokal.

Rombongan Kabupaten Kepulauan Meranti tampil penuh semangat dalam balutan nuansa budaya dan religi. Tak hanya sekadar barisan formal, namun juga penuh makna menampilkan tarian persembahan khas Melayu, serta prosesi Menggolek Tual Sagu, sebagai simbol kuat identitas Kepulauan Meranti—daerah penghasil sagu terbesar di Indonesia.

Baca :

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, didampingi Wakil Bupati, Muzamil Baharudin, hadir langsung memimpin rombongan. Keduanya tampak menyatu dengan peserta, menyapa hangat dan melambaikan tangan kepada penonton di sepanjang rute pawai. Kehadiran mereka menjadi penyuntik semangat tersendiri bagi seluruh anggota kafilah.

“Partisipasi kita dalam pawai ini bukan semata untuk tampil, tapi untuk menunjukkan bahwa Kepulauan Meranti adalah bagian penting dari Riau, dengan warisan budaya dan semangat religius yang kuat,” ujar Bupati Asmar.

Tak kalah mencuri perhatian, para pejabat eselon II dan kepala OPD yang tergabung dalam barisan tampak anggun dalam baju kurung Melayu biru langit dengan songket motif pucuk rebung. Busana ini melambangkan harapan dan pertumbuhan, sesuai dengan semangat MTQ sebagai ruang pengembangan potensi generasi Qurani.

Di tengah panasnya cuaca, seluruh peserta tetap antusias mengikuti jalannya pawai. Senyum-senyum ceria, saling menyapa, dan lambaian tangan terus menghiasi suasana. Sesekali terdengar tepuk tangan riuh dari masyarakat dan tamu undangan yang kagum akan penampilan unik rombongan Kepulauan Meranti.

Pawai Ta’aruf ini juga dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, Ketua DPRD Khalid Ali, Sekretaris Daerah Bambang Suprianto, para camat, kepala desa, tokoh agama, hingga unsur masyarakat yang ikut dalam barisan maupun menyemarakkan di pinggir jalan.

Kehadiran 600 peserta dalam barisan urutan ke-10 dari total 12 kabupaten/kota ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti tidak ingin sekadar hadir, tetapi memberi warna, menyampaikan pesan, serta menunjukkan eksistensi sebagai daerah dengan potensi dan karakter kuat.

“Tarian persembahan dan visualisasi proses menggolek sagu tadi sangat unik. Kami terkesan dengan penampilan Meranti,” ujar salah satu tamu dari panitia MTQ Provinsi.

Tak hanya mempererat hubungan antar daerah, keikutsertaan ini juga menjadi media promosi yang efektif bagi kearifan lokal Meranti. Produk kerajinan, kekayaan kuliner, hingga simbol-simbol budaya yang dibawa dalam pawai menjadi etalase terbuka yang mengundang kekaguman.

Kegiatan Pawai Ta’aruf menjadi bukti bahwa MTQ bukan sekadar lomba baca Alquran. Ia adalah pesta iman dan budaya, ruang pertemuan antara tradisi, agama, dan kemajuan daerah. Dan dalam ruang itu, Kepulauan Meranti tampil bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai pembawa pesan bahwa dari pulau-pulau kecil dan tanah gambut, bisa lahir suara besar untuk Riau dan Indonesia.

Bupati AKBP (Purn) H. Asmar secara langsung menyampaikan apresiasi mendalam atas partisipasi dan semangat tinggi yang ditunjukkan oleh kafilah dari daerah yang dijuluki Negeri Sagu ini.

Bupati Asmar mengucapkan terima kasih atas semangat seluruh peserta, pelatih, dan tim pendukung, yang telah mengharumkan nama daerah dalam pawai dan siap berlaga di berbagai cabang lomba MTQ.

“Kita berharap kafilah dapat menampilkan kemampuan terbaik saat bertanding sehingga dapat kembali mengharumkan nama Kepulauan Meranti di tingkat Provinsi Riau,” ungkap Bupati Asmar.

Menurutnya, keikutsertaan dalam MTQ bukan hanya bentuk seremonial keagamaan, tetapi ruang strategis untuk memperkaya ilmu, memperkuat wawasan keislaman, dan mempererat silaturahmi antar daerah di Riau.

“Saya berharap peserta tidak hanya sekadar turut memeriahkan saja, tetapi juga mampu mengembangkan wawasan yang diperoleh selama pembinaan. Dengan begitu, kafilah Meranti bisa menguasai cabang yang dipertandingkan dan meraih prestasi terbaik,” tambahnya.

Bupati: Kami Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Provinsi Berikutnya

MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau H. Abdul Wahid, didampingi Kepala Kanwil Kemenag Riau, Bupati Bengkalis, serta para kepala daerah kabupaten/kota se-Riau. Dalam sambutannya, Bupati Asmar juga menyampaikan rasa syukur atas partisipasi Kepulauan Meranti selama dua tahun terakhir yang selalu aktif dan penuh semangat dalam perhelatan akbar ini.

“Saya merasa bangga, senang, dan bahagia karena kafilah Kabupaten Kepulauan Meranti ikut serta memeriahkan dan mengharumkan nama negeri Tanah Jantan,” kata bupati.

MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau bukan sekadar ajang kompetisi membaca AlQuran. Ia adalah panggung spiritual, panggung kebanggaan, dan panggung pengakuan identitas. Dan dalam panggung itulah, Kabupaten Kepulauan Meranti tampil dengan wajah penuh semangat, harapan, dan target yang terukur, mempertahankan juara umum II untuk keempat kalinya secara berturut-turut.

Bukan target yang muluk. Bukan pula sekadar ambisi. Kepulauan Meranti telah membuktikannya tiga tahun berturut-turut. Kini, dalam MTQ yang berlangsung di Kabupaten Bengkalis, 71 peserta terbaik dari Meranti diberangkatkan dengan misi yang sama yakni mengukuhkan eksistensi Meranti sebagai daerah penghasil qari dan qariah berkualitas, serta penjaga marwah Quran di bumi Riau.

“Setelah dilepas dalam pawai tadi, saya berharap kafilah Meranti bisa meraih juara II, bahkan kalau bisa juara I. Kalau ke depan Meranti dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau, kami juga siap melaksanakannya,” ungkap Bupati Asmar.

Tapi bukan hanya kata-kata yang ia bawa. Bupati Asmar mengiringi langsung keberangkatan kafilah, mengantar, menyapa, menepuk bahu para peserta yang akan berlaga dalam berbagai cabang. Langkahnya adalah simbol, bahwa Pemkab  Kepulauan Meranti tidak sekadar menjadi pengirim, tapi juga pendamping perjuangan.

“Saya sengaja ikut mengantar. Saya ingin anak-anak Meranti tahu bahwa pemerintah ada bersama mereka, mendukung setiap langkah dan doa mereka,” ujar Asmar saat rombongan tiba di Bengkalis.

Dalam suasana yang khidmat dan meriah, Kabupaten Kepulauan Meranti mengirimkan 71 peserta yang akan bertanding pada 12 cabang perlombaan, didukung oleh pelatih dan 30 official.

Cabang yang diikuti mencerminkan keseriusan dan keberagaman kemampuan peserta, diantaranya Tilawah Alquran: anak-anak, remaja, dewasa, hingga tuna netra, Qiraat: mujawwad dewasa, murottal dewasa, Hifzhil Qur’an: 1, 5, 10, 20, dan 30 Juz Tafsir Alquran, Syarhil Quran, dan Fahmil Quran, 

KTIQ/KTIH, Barzanji, 100 Hadits dengan Sanad & 500 Hadits tanpa Sanad, Khat Alquran: Naskah, Hiasan Mushaf, Dekorasi, Kontemporer, hingga Digital. 

Setiap cabang adalah medan juang yang telah dilalui dengan pembinaan panjang. Para peserta dibekali bukan hanya kemampuan teknis, tapi juga karakter, etika, dan semangat kebersamaan.

MTQ bukan sekadar arena persaingan. Di mata Bupati Asmar, MTQ adalah cermin diri. Bagaimana suatu daerah mempersiapkan generasi mudanya dalam memahami, mencintai, dan menghidupkan nilai-nilai Alquran.

“Kami ingin anak-anak kami tidak hanya berlomba, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi Qurani yang mampu menjadi panutan di tengah masyarakat,” ucapnya.

Dan karena itu pula, Bupati menegaskan bahwa Kepulauan Meranti siap menjadi tuan rumah MTQ Provinsi di masa depan.

“Kalau dipercaya, kami akan terima dengan tangan terbuka. Kami ingin menunjukkan bahwa pulau-pulau kecil pun bisa menjadi pusat syiar besar,” tambahnya dengan bangga.

Dukungan kepada kafilah Meranti bukan hanya datang dari pemerintah daerah. Masyarakat Meranti yang berada di Bengkalis pun ikut menyambut, memberi semangat, dan mendoakan. Kehadiran rombongan yang dipimpin langsung Bupati dan Wakil Bupati menjadi magnet solidaritas warga di perantauan.

Kafilah Kepulauan Meranti sendiri tampak percaya diri. Dengan balutan busana Melayu yang khas, semangat mereka terpancar sejak pawai pembukaan. Di wajah-wajah itu, tergambar satu tujuan: mempersembahkan yang terbaik bagi tanah kelahiran.

MTQ ke-43 tingkat Provinsi Riau ini akan berlangsung selama sepekan ke depan. Tapi bagi Meranti, jejaknya sudah tertoreh lebih awal. Bukan hanya di atas panggung lomba, tetapi juga di hati setiap peserta dan warga yang menyaksikan.

Dalam pelaksanaan MTQ kali ini, Kabupaten Kepulauan Meranti menerjunkan 71 peserta yang akan bertanding dalam 12 cabang perlombaan, didukung oleh pelatih dan tim official yang solid. Beberapa cabang yang diikuti antara lain: Tilawah Alquran: Anak-anak, remaja, dewasa, tuna netra, Qiraat: Mujawwad dewasa, murottal dewasa, Hifzhil Quran: 1, 5, 10, 20, dan 30 Juz. Selanjutnya cabang Tafsir Alquran, Syarhil dan Fahmil Quran, Barzanji dan KTIQ/KTIH, 100 Hadits dengan Sanad & 500 Hadits tanpa Sanad, Khat Alquran: Khat Naskah, Hiasan Mushaf, Dekorasi, Kontemporer, dan Digital. 

Sebelumnya Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, berdiri di hadapan mereka dengan wajah teduh. Dalam sambutannya, beliau tak hanya melepas rombongan yang berjumlah 101 orang—terdiri dari 71 peserta dan 30 official—tetapi juga menyisipkan harapan, motivasi, dan doa yang dalam.

“Kita semua berharap, semoga kafilah MTQ Kepulauan Meranti mendapat ridho dan keberkahan Allah SWT, meraih prestasi terbaik, serta membanggakan daerah yang kita cintai ini,” ucap Bupati Asmar.*

Terbaru
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih, Saudara-saudaraku
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB
pekanbaru
Sepanjang 2025, PMK Serang 304 Hewan Ternak di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 14:04:12 WIB
sportainment
Tersingkir Dari Piala FA, MU Hampir Dipastikan Tanpa Gelar Musim Ini
Senin, 12 Januari 2026 | 10:27:17 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Sebagian Wilayah Riau Hujan Ringan
Senin, 12 Januari 2026 | 09:23:43 WIB
dunia
Trump Tegaskan AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:29:35 WIB
kampar
Elevasi Waduk Naik 1,97 Meter, Ini Penjelasan Manager PLTA Koto Panjang
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:09:49 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih,...
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB