Jan 2026
12

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Wakil Bupati Meranti Gandeng Investor, Langkah Menghidupkan Sentra IKM Sagu yang Sempat Terhenti
meranti | Rabu, 2 Juli 2025 | 09:37:37 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : adv/ali
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, datang bersama jajaran untuk meninjau langsung kondisi sentra industri sagu yang sempat beroperasi

SELATPANJANG - Matahari pagi menyambut langkah rombongan kecil yang menapaki jalan ke arah timur Pulau Tebingtinggi. Di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, sebuah bangunan megah namun sepi berdiri dalam diam—UPT Sentra IKM Sagu, simbol harapan yang sempat memudar. Namun hari itu, Selasa, 1 Juli 2025, harapan itu kembali disiram, ketika Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, datang bersama jajaran untuk meninjau langsung kondisi sentra industri yang sempat beroperasi namun kini berhenti total.

Tak hanya itu, rombongan turut mendampingi seorang calon investor asal Malaysia yang menyatakan minat untuk berinvestasi di industri sagu—komoditas emas putih yang telah lama menjadi jantung ekonomi masyarakat pesisir Meranti.

"Sentra ini dibangun bukan sekadar proyek, tapi sebagai solusi agar pelaku UMKM kita tidak kekurangan bahan baku dan bisa menghasilkan produk hilir sagu berkualitas ekspor," terang Marwan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Kepulauan Meranti, yang turut mendampingi.

Baca :

UPT Sentra IKM Sagu yang mulai dibangun bertahap sejak tahun 2017 dan rampung pada 2019, menelan biaya sebesar Rp 40 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perindustrian. Diresmikan pada tahun 2021, tempat ini awalnya dikelola koperasi masyarakat setempat. Namun, berbagai kendala operasional membuatnya tertatih. Satu tahun berselang, CV Juti, pihak ketiga yang mengambil alih, juga harus angkat tangan karena terbatasnya modal dan tantangan distribusi hasil produksi.

Kini, bangunan megah itu sunyi. Mesin-mesin terdiam. Sementara di luar, masyarakat petani sagu masih mengayuh produksi secara tradisional, berharap sentra IKM ini bisa kembali menyala dan menjadi pusat perputaran ekonomi.

Wakil Bupati Muzamil Baharudin memandang jauh ke arah pabrik yang lengang. “Kami tidak ingin tempat ini menjadi bangunan kosong tanpa manfaat. Kita ingin hidupkan kembali, kelola dengan baik, hasilnya untuk masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap, proses penjajakan kerjasama dengan investor asal Malaysia bisa berbuah manis. Apalagi jika proses appraisal penghitungan aset yang sudah berjalan bisa rampung dalam dua bulan ke depan. Pemerintah daerah siap membuka diri untuk kolaborasi yang berkelanjutan dan profesional.

“Kalau bisa berjalan lancar, produksi sagu kita bisa lebih efisien, kualitas lebih baik, dan kita bisa buka akses ekspor yang lebih luas. Tapi kami juga butuh dukungan semua pihak, dari masyarakat hingga pemangku kepentingan lainnya,” ujar Muzamil.

Peninjauan itu bukan hanya seremonial. Ia membawa pesan kuat: bahwa Meranti tidak boleh puas sebagai penghasil sagu mentah. Bahwa industrialisasi harus hadir hingga ke desa-desa. Bahwa bangunan tak boleh dibiarkan diam sementara masyarakat di sekitarnya menanti kesempatan.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut sejumlah pejabat penting: Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Randolph W Hutauruk, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Rokhaizal, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sudandri, Camat Tebingtinggi Timur Marzlin Jamal, serta jajaran dinas teknis lainnya.

Semua mata kini tertuju ke Sungai Tohor. Desa kecil yang telah dikenal sebagai sentra sagu rakyat, kini berpotensi menjadi episentrum industri hilir sagu modern—jika kolaborasi lintas batas ini berhasil dirajut.

Dalam diamnya mesin pabrik, ada harapan yang belum padam. Jika negosiasi ini berhasil, Meranti bukan hanya membangkitkan kembali Sentra IKM-nya, tapi juga memberi pesan kepada dunia bahwa daerah pesisir dan terluar pun bisa berbicara dalam panggung ekspor dan industri, jika diberi peluang yang adil dan didukung dengan kesungguhan.

Sentra IKM Sagu bukan hanya sekadar bangunan, tapi cermin dari harapan ribuan petani dan pelaku UMKM. Dan hari itu, lewat kunjungan dan komitmen yang dibawa Wakil Bupati dan calon investor asing, harapan itu mulai berdenyut kembali.*

Terbaru
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih, Saudara-saudaraku
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB
pekanbaru
Sepanjang 2025, PMK Serang 304 Hewan Ternak di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 14:04:12 WIB
sportainment
Tersingkir Dari Piala FA, MU Hampir Dipastikan Tanpa Gelar Musim Ini
Senin, 12 Januari 2026 | 10:27:17 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Sebagian Wilayah Riau Hujan Ringan
Senin, 12 Januari 2026 | 09:23:43 WIB
dunia
Trump Tegaskan AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:29:35 WIB
kampar
Elevasi Waduk Naik 1,97 Meter, Ini Penjelasan Manager PLTA Koto Panjang
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:09:49 WIB
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih,...
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB