Jan 2026
12

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Ratusan Masyarakat Ikuti Pengobatan Tradisional Tiongkok di Maha Vihara dan PBSM
huawen | Minggu, 17 Agustus 2025 | 00:02:26 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : *
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi M.Pd saat meninjau obat-obat herbal dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok.

PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi M.Pd meninjau Pengobatan Tradisional Tiongkok dan pembagian herbal gratis di Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya (PBSM) Jalan Riau, Pekanbaru, Sabtu (16/8/2025).

Baksos Pengobatan Tradisional Tiongkok dilaksanakan Yayasan Prajna Harmonis Indonesia bersama Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) Riau, Paramita Foundation Riau, Griya Sehat Harmonis, Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Riau dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau. Baksos berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (16-17/8/2025).

Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi M.Pd memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan pengobatan Tradisional Tiongkok dan pembagian herbal gratis. "Ini kegiatan mulia, karena dapat membantu umat dan masyarakat dalam masalah kesehatan. Dimana pun kita berada harus memberi manfaat bagi orang lain," tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Dr. H. Muliardi M.Pd mencoba langsung metode pengobatan tradisional Tiongkok dan berdialog dengan dokter dan pasien.

Baca :

Sementara itu, Ketua Yayasan Prajna Harmonis Indonesia, Kasino mengatakan, pengobatan tradisional Tiongkok terbuka untuk umum dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satu tujuannya ingin meneyehatkan masyarakat Indonesia dan menyebarkan luaskan pentingnya pengobatan tradisional yang dipercaya sejak turun temurun. "Sesuai target, lebih 400 umat dan masyarakat yang mendaftar untuk ikut pengobatan tradisional ini," ujarnya.

Ditambahkannya, Prajna Harmonis Indonesia membawa beberapa dokter spesialis dengan izin lengkap dari Kementerian Kesehatan. Di antaranya layanan konsultasi kesehatan, bekam api, peresepan, akupuntur, auriculotherapy dan terapi netralisir emosi. Kemudian membawa herbal yang sudah diracik, termasuk obat herbal dari Tiongkok.

Kasino mengakui minat masyarakat Riau, khsusnya Pekanbaru untuk mengikuti pengobatan Tradisional Tiongkok cukup banyak.

Sekretaris Mapanbumi Riau, Hosan menambahkan, Baksos Pengobatan Tradisional Tiongkok bekerja sama dengan Yayasan Prajna Harmonis Indonesia sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali, pertama di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti dan kedua serta ketiga di Kota Pekanbaru.

"Kami berharap baksos dapat dilaksanakan kembali di Provinsi Riau menjelang akhir tahun, seperti di Bebgkalis atau di Selatpanjang. Sehigga memberikan kesempatan kepada masyarakat luas," tegasnya.

Hadir dalam peninjauan baksos Pembimas Buddha Kemenag Riau, Wiryanto S Ag MM, Ketua Permabudhi Riau, Pdt Md Dr Kurniadi SE MH Bds.*

 

Terbaru
华 闻
PSMTI Riau Bantu Korban Bencana di Solok...
Selasa, 30 Desember 2025 | 01:17:57 WIB
Aklamasi, Zainal Arif Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Senin, 29 Desember 2025 | 14:12:33 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politik
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum
Brigjen Jossy Pamit: Terima Kasih,...
Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:02 WIB