|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - PT Hutama Karya (HK) (Persero) mencatat adanya peningkatan signifikan arus kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode Long Weekend peringatan Isra Mi’raj.
Pada Jumat, 17 Januari 2026, total trafik harian di seluruh ruas tol yang telah beroperasi mencapai 118.394 kendaraan, atau meningkat 16,10 persen dibandingkan kondisi normal.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan pergerakan lalu lintas terpantau dinamis, terutama pada ruas penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.
"Memasuki hari ini, mulai terlihat adanya penurunan trafik di sejumlah ruas, yang mengindikasikan arus perjalanan berangsur stabil. Sebagian masyarakat sudah lebih dulu kembali ke daerah asal, sementara sebagian lainnya merencanakan perjalanan lanjutan," ujarnya, Minggu (18/1/2026).
Adapun data lalu lintas di sejumlah ruas JTTS yakni :Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka): 13.106 kendaraan (turun 0,88%).
Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra–Indraprabu): 13.690 kendaraan (naik 1,91%).
Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino): 8.229 kendaraan (naik 12,57%). Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba): 2.128 kendaraan (turun 1,57%).
Tol Pekanbaru–Dumai (Permai): 16.463 kendaraan (turun 1,96%).
Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar: 6.769 kendaraan (naik 11,39%).
Tol Padang–Sicincin: 2.255 kendaraan (naik 14,12%). Tol Indrapura–Kisaran: 10.321 kendaraan (naik 7,79%).
Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung – Pematang Siantar): 27.016 kendaraan (naik 47,47%).
Tol Binjai–Langsa (Binjai–Pangkalan Brandan): 11.426 kendaraan (naik 19,46%). Tol Sigli–Banda Aceh (Seulimeum–Baitussalam): 6.991 kendaraan (naik 97,43%).
"Peningkatan tertinggi tercatat di ruas Sigli–Banda Aceh, hampir dua kali lipat dibandingkan trafik normal," bebernya.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol untuk merencakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, pengendara juga diminta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat bila merasa lelah atau mengantuk.
Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan JTTS melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi lintas instansi sebagai wujud pelayanan terbaik kepada masyarakat.*