|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

DUMAI – Kilang Pertamina Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu wujud nyata komitmen tersebut dilakukan melalui pembinaan berkelanjutan terhadap Kelompok UMKM Jelita Wirani di Kelurahan Tanjung Palas.
Kelompok UMKM yang beranggotakan sembilan ibu-ibu sekaligus kader posyandu ini kini tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mulai mengambil peran sebagai agen edukasi dan pemberdayaan sosial. Hal tersebut terlihat dari kegiatan wisata edukasi yang digelar bagi pelajar Pramuka Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Dumai, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar alternatif berbasis praktik yang memadukan edukasi, keterampilan, dan rekreasi. Para pelajar diperkenalkan pada pertanian hidroponik sebagai metode pertanian modern yang efisien, hemat lahan, dan berkelanjutan.
Dalam sesi pembelajaran, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang budidaya hidroponik, mulai dari pengenalan alat dan bahan, pemilihan benih, penyemaian, pemindahan bibit ke instalasi tanam, hingga perawatan tanaman seperti pengaturan nutrisi, pH, pencahayaan, pengendalian hama, dan proses panen.
Ketua Kelompok UMKM Jelita Wirani, Jummi Sulistyani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kelompok dalam berbagi pengetahuan kepada generasi muda. Menurutnya, keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk bertani dan memproduksi pangan sehat.
Selain belajar hidroponik, para pelajar juga diajak mengunjungi dapur produksi UMKM Jelita Wirani. Di sana, mereka dikenalkan pada proses pembuatan brownies dan kukis berbahan dasar sorgum sebagai alternatif pangan bergizi dan lebih ramah kesehatan.
Salah satu peserta, Octavia, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman praktik langsung membuat olahan pangan sehat menjadi momen paling berkesan. “Kami ikut langsung membuat kuenya, rasanya enak dan tidak terlalu manis. Kegiatannya seru dan menambah pengalaman,” katanya.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai, Agustiawan, mengapresiasi inisiatif dan antusiasme Kelompok UMKM Jelita Wirani dalam mentransfer ilmu kepada generasi muda. Menurutnya, hal ini mencerminkan keberhasilan dan keberlanjutan program TJSL perusahaan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan UMKM tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata antara perusahaan, UMKM binaan, dan dunia pendidikan, di mana manfaat program TJSL tidak hanya dirasakan oleh kelompok, tetapi juga meluas ke masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) Kilang Pertamina Dumai serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Ke depan, Kilang Pertamina Dumai berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak nyata dan berkelanjutan melalui sinergi bersama UMKM dan dunia pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan. (*)