Jan 2026
22

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Inovasi Pekerja Kilang Pertamina Dumai Raih Gold Medal IPITEX 2026 di Thailand
dumai | Senin, 19 Januari 2026 | 15:38:52 WIB
Editor : Bambang | Penulis : Rls
Tim inovator Kilang Pertamina Dumai menunjukkan penghargaan internasional usai meraih Gold Medal pada ajang IPITEX 2026 di Bangkok, Thailand, melalui inovasi PROLITE yang mendukung efisiensi operasional dan teknologi ramah lingkungan.

DUMAI — Inovasi precision tools untuk overhaul steam turbine karya pekerja Kilang Pertamina Dumai berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Inovasi tersebut meraih Gold Medal pada ajang International Intellectual Property Invention Innovation and Technology Exposition (IPITEX) 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand, pada 5–9 Januari 2026.

Inovasi bertajuk “PROLITE: A Precision, Energy-Free Lifting Device to Reduce Mean Time to Repair (MTTR) of Special Purpose Steam Turbine Through a Lightweight, Portable, and Compact Design at Pertamina” ini dikembangkan oleh tujuh inovator Kilang Pertamina Dumai yang tergabung dalam Tim PC-Prove PROLITE. Tim tersebut diketuai oleh Rendra Pratama, dengan anggota Abdullah Adib, Septian Jamaludin Zakky, Maulana Harun Ar Rasyid, Muhammad Ilham, Pandu Setia Nugraha, dan Supriadi, serta didampingi Muhammad Fadly Wahyudi sebagai fasilitator dan Stevan Eko Putra Parulian sebagai observer.

Penghargaan Gold Medal diberikan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) dalam rangkaian pameran inovasi internasional yang berlangsung di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC). Tidak hanya itu, inovasi PROLITE juga meraih tiga penghargaan spesial internasional lainnya, yakni International Special Prize CAI Award dari China Association of Inventions, Special Award dari Association of Polish Inventors and Rationalizers (API&R), serta Certificate of Appreciation of Presentation dari NRCT.

Baca :

General Manager Kilang Pertamina Dumai Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan PROLITE di IPITEX 2026 menjadi kebanggaan bagi perusahaan sekaligus bangsa Indonesia.

“Pencapaian di awal tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kilang Pertamina Dumai. Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis riset internal Pertamina tidak hanya kompetitif, tetapi juga diakui di tingkat global. Ini menjadi bukti bahwa anak bangsa mampu menghadirkan solusi teknologi bernilai tinggi secara mandiri,” ujarnya.

Iwan menambahkan, prestasi tersebut semakin menegaskan bahwa inovasi telah menjadi budaya kerja yang terus dijaga dan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri migas yang terus berkembang.

Inovasi PROLITE sendiri merupakan alat khusus berbahan material besi yang digunakan saat proses overhaul steam turbine. Alat ini mampu mengangkat rotor turbin seberat 3,6 ton dengan tingkat presisi hingga 0,007 milimeter. PROLITE terdiri dari tiga bagian utama, yakni Upper Frame, Lower Frame, dan Lifting Screw.

Ketua Tim PC-Prove PROLITE Rendra Pratama menjelaskan, alat tersebut bekerja dengan mengubah gaya rotasional menjadi gaya translasi. Melalui mekanisme tersebut, PROLITE mampu mempercepat durasi overhaul tanpa mengurangi kualitas pekerjaan, sehingga Kilang Pertamina Dumai mencatat cost avoidance operasional yang diperkirakan mencapai Rp26 miliar.

“Saat Lifting Screw diputar, lower frame akan bergerak ke atas sehingga rotor turbin seberat 3,6 ton terangkat dengan ketelitian 0,007 mm. Gaya yang dibutuhkan hanya 30 Newton, setara dengan gaya untuk membuka baut velg kendaraan,” jelasnya.

Sebelum meraih prestasi di IPITEX 2026, inovasi PROLITE juga telah memperoleh berbagai penghargaan nasional, antara lain Platinum Award APQA PT Pertamina (Persero) 2025, Gold Award GFIM PT KPI 2025, serta Gold Award Grand Final Forum CIP 2024 RU II.

IPITEX merupakan ajang internasional yang berfokus pada pengembangan kekayaan intelektual, inovasi, dan teknologi, dengan tujuan mendorong pemanfaatan hasil inovasi agar memiliki nilai tambah ekonomi dan meningkatkan daya saing industri secara berkelanjutan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai Agustiawan menilai capaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Inovasi PROLITE merupakan wujud komitmen Kilang Pertamina Dumai dalam menjalankan implementasi ESG secara konsisten untuk mewujudkan operasional yang efisien, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain memberikan dampak signifikan pada sisi operasional, inovasi PROLITE juga ramah lingkungan karena dirancang tanpa menggunakan sumber energi listrik. Dengan demikian, alat ini tidak memerlukan konsumsi energi tambahan selama pengoperasian dan turut mendukung pengurangan emisi karbon hingga 400 kilogram CO₂-ekuivalen (CO₂e). (*)

Terbaru
rohil
Kasus Kekerasan Seksual di Rohil Masih Tinggi
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:34:13 WIB
politik
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU Pemilu
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
pekanbaru
APBD Riau 2026 Tertekan, Anggaran Pendidikan Terpangkas
Rabu, 21 Januari 2026 | 18:44:02 WIB
inhil
Warga Inhil Dikejutkan Kemunculan Buaya Sepanjang 2,2 M
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:16:40 WIB
华 闻
Lindawati Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:43:12 WIB
PSMTI Riau Akan Gelar Musprov V, Ini...
Rabu, 14 Januari 2026 | 18:26:49 WIB
Artikel Popular
1
3
4
politik
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA...
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
hukum