|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi istimewa kepada tujuh kepala desa (Kades) yang sukses membawa wilayahnya meraih predikat Desa Percontohan Antikorupsi Provinsi Riau Tahun 2025.
Penghargaan diberikan langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, berupa hadiah ibadah umrah. Apresiasi diumumkan secara terbuka saat acara Penganugerahan Desa Percontohan Antikorupsi yang digelar di Gedung Daerah Pauh Janggi, Pekanbaru, Senin (26/1/2026).
Di hadapan para peserta, SF Hariyanto secara khusus memanggil tujuh kepala desa penerima penghargaan untuk berdiri.
"Saya ucapkan selamat kepada bapak-bapak semuanya. Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi berupa hadiah umroh," ujar SF Hariyanto, yang langsung disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Plt Gubernur menjelaskan, hadiah umroh tersebut merupakan bentuk penghargaan atas komitmen, integritas, dan kerja keras kepala desa dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, keberhasilan desa menjadi percontohan antikorupsi tidak lepas dari kepemimpinan kepala desa yang konsisten menjaga kepercayaan publik.
"Itulah hasil kerja bapak-bapak semua. Pertahankan integritas desa. Sampaikan kepada rekan-rekan lainnya, bekerjalah dengan cara yang halal, gunakan anggaran sebaik-baiknya dan pastikan tata kelola tercatat dengan baik," tegasnya.
Selain memberikan apresiasi, SF Hariyanto juga mengingatkan para kepala desa agar tidak lengah dan terus menjaga capaian yang telah diraih. Ia menekankan bahwa integritas dan tata kelola yang baik harus dijaga secara berkelanjutan.
"Saya berpesan, bekerjalah dengan baik dan konsisten. Itulah perhatian kami, jadi tetaplah baik-baik dalam bekerja," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran desa sesuai aturan, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan, agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa terus terjaga.
Plt Gubernur Riau juga menitipkan pesan kepada para bupati dan wali kota se-Riau agar bersama-sama menjaga integritas pemerintahan daerah dan memberikan perhatian serius terhadap pembinaan desa.
"Itulah komitmen saya. Semoga Riau ke depan semakin baik. Saya titip kepada bupati dan wali kota, jaga integritas kita dan jagalah desa-desa kita. Kalau bisa, tambah lagi desa percontohan antikorupsi," pungkasnya.*