|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto, memberikan penekanan khusus kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis yang pejabatnya baru saja dilantik. Ketiga OPD tersebut dinilai memegang peran vital karena bersentuhan langsung dengan pelayanan publik sekaligus menjadi motor utama peningkatan pendapatan daerah.
Tiga OPD yang menjadi sorotan utama Plt Gubernur Riau, yakni Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP).
SF Hariyanto menegaskan, kinerja ketiga OPD tersebut harus nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Fokus utamanya adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), perbaikan kualitas pelayanan publik, serta penciptaan iklim investasi yang sehat dan kondusif di Provinsi Riau.
"Bapenda saya minta harus bisa meningkatkan PAD. Ini sangat penting. Kemudian ESDM berkaitan dengan pertambangan rakyat, itu juga jadi perhatian kita. Satu lagi soal perizinan dan investor ada di DPMPTSP, pelayanannya harus lebih optimal," tegas SF Hariyanto, Selasa (3/2/2026).
Ia menekankan bahwa penunjukan dan pelantikan pejabat bukan didasari kepentingan pribadi. Menurutnya, satu-satunya hal yang dituntut dari para pejabat adalah kinerja, integritas, dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
"Saya tidak minta apa-apa. Saya minta tunjukkan kinerja yang baik, layani masyarakat, tingkatkan pendapatan daerah, jaga integritas dan kejujuran," ujarnya.
Meski demikian, SF Hariyanto juga menyampaikan peringatan keras. Ia menegaskan tidak akan ragu melakukan evaluasi menyeluruh, bahkan mengganti pejabat yang dinilai tidak serius, tidak berintegritas, atau gagal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Menurutnya, OPD strategis harus menjadi lokomotif pembangunan daerah, bukan justru menjadi penghambat pelayanan dan pertumbuhan ekonomi.*