|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

RENGAT - Rangkaian Roadshow Jilid II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) di Jakarta resmi ditutup dengan kunjungan kerja ke Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto didampingi Sekretaris Daerah, Zulfahmi Adrian serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diterima langsung Menteri Koperasi RI Ferri Joko Mulyantono, didampingi Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ade Agus Hartanto menyampaikan sejumlah usulan strategis terkait penguatan dan pembinaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Indragiri Hulu.
Menurutnya, pembinaan kelembagaan koperasi menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Bupati Ade juga mengangkat persoalan lahan perkebunan kelapa sawit yang berada di kawasan hutan dan telah ditertibkan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Akibat pencabutan status pengelolaan sebelumnya, sejumlah lahan sawit produktif saat ini belum dikelola sehingga berpotensi mengalami kerusakan dan mengakibatkan hasil produksi terbuang sia-sia.
Sebagai solusi, Bupati mengusulkan agar pengelolaan kebun sawit tersebut dapat dipercayakan kepada Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, pola ini akan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi desa, meningkatkan pendapatan koperasi, membuka lapangan kerja, serta menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes), sehingga desa tidak hanya bergantung pada transfer dana dari pemerintah.
Bupati juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Indragiri Hulu telah terdapat contoh desa yang berhasil mengelola perkebunan kelapa sawit melalui sistem koperasi. Keberhasilan tersebut mampu menghasilkan pendapatan desa yang bahkan melampaui dana desa yang diterima setiap tahun, menjadi bukti bahwa koperasi dapat menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi desa.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koperasi RI menyampaikan apresiasi atas gagasan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu. Kementerian juga mendorong seluruh daerah untuk terus mempercepat pembentukan dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih agar target pembangunan KDMP di seluruh desa dan kelurahan dapat tercapai 100 persen pada tahun 2026.
Dalam kesempatan itu, Kementerian Koperasi RI juga menyampaikan bahwa pada *12 Agustus 2026* akan dilaksanakan peluncuran pabrik pengolahan kelapa sawit yang dikelola koperasi di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Program tersebut diharapkan menjadi model pengembangan hilirisasi sawit berbasis koperasi di Indonesia.
Menteri Koperasi menilai gagasan yang disampaikan Bupati Ade Agus Hartanto sangat relevan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat. Apabila pengelolaan kebun maupun pabrik kelapa sawit melalui Koperasi Desa Merah Putih dapat diwujudkan di Kabupaten Indragiri Hulu, daerah tersebut berpotensi menjadi percontohan nasional bagi kabupaten lain.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi RI turut mengundang Bupati Ade Agus Hartanto untuk menghadiri peluncuran pabrik kelapa sawit di Musi Banyuasin sekaligus berbagi inovasi mengenai rencana pengelolaan kebun sawit hasil penertiban Satgas PKH melalui pola Koperasi Desa Merah Putih.
Menutup rangkaian Roadshow Jilid II tersebut, Bupati Ade Agus Hartanto memperkenalkan berbagai produk unggulan UMKM Kabupaten Indragiri Hulu kepada Menteri Koperasi RI. Produk-produk tersebut diharapkan dapat dipasarkan melalui jaringan Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing UMKM, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Indragiri Hulu.*