|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru menunjukkan tren yang terus meningkat. Berdasarkan data Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kota Pekanbaru, jumlah pelaku UMKM kini telah mencapai 28.538 usaha.
Dari total tersebut, sektor kuliner menjadi bidang yang paling banyak diminati masyarakat. Sekitar dua pertiga pelaku UMKM di Pekanbaru bergerak di usaha makanan dan minuman, mulai dari skala rumahan, jajanan, hingga kuliner siap saji.
Selain kuliner, UMKM di Pekanbaru juga berkembang di berbagai sektor lain, seperti perdagangan, jasa, industri pengolahan, konveksi dan busana, hingga ekonomi kreatif.
Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Diskop UKM terus mendorong pertumbuhan dan kemandirian pelaku usaha melalui berbagai program pembinaan. Langkah tersebut dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, hingga pemberian bantuan fasilitas usaha.
Kepala Diskop UKM Kota Pekanbaru, Dr. Idrus S.Ag., M.Ag., menyebutkan bahwa pihaknya turun langsung ke lapangan untuk memahami kebutuhan pelaku UMKM.
“Pembinaan yang kita lakukan bermacam-macam, salah satunya dengan turun langsung door to door untuk meninjau dan memberikan pendampingan kepada pelaku usaha,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha agar dapat mendorong perkembangan bisnis secara optimal. Salah satu bentuk dukungan yang telah disalurkan adalah bantuan gerobak UMKM.
“Mana yang perlu dibantu untuk mengembangkan usaha, kita bantu. Salah satunya gerobak UMKM yang sudah kita salurkan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar memiliki komitmen kuat dalam memperkuat sektor UMKM sebagai pilar ekonomi masyarakat.
Ke depan, pemerintah berencana menambah dukungan fasilitas seperti gerobak, etalase, serta berbagai bantuan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.
“Ini bukti nyata perhatian pemerintah dalam membina dan mendukung pelaku UMKM agar terus berkembang,” tambah Idrus.
Selain itu, pada tahun ini Diskop UKM Pekanbaru juga menyiapkan berbagai program pelatihan guna meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Program tersebut diharapkan mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Dengan jumlah pelaku yang terus bertambah dan dukungan pemerintah yang semakin kuat, UMKM di Pekanbaru dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi penggerak utama perekonomian daerah.*