|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Membaiknya perekonomian di Riau, membuat pasar otomotif ikut bergairah. Misalnya saja penjualan kendaraan jenis trucuk yang hadirkan PT Gita Riau Makmur Pekanbaru.
Saat ini penjualan kendaraan truck rilisan Hino itu mulai meningkat dibandingkan beberapa waktu lalu.
Sales Manager PT Gita Riau Makmur Pekanbaru, Edwar Gunawan mengatakan saat ini penjualannya mulai meningkat dan mulai membaik setelah anjlok saat pandemi mewabah di Bumi Lancang Kuning beberapa waktu lalu.
"Awal landemi penjualan kita turun sampai 60 persen. Kita hanya bisa jual dibawah 20 unit perbulannya," katanya.
Terangnya, penjualan menunjukkan trend meningkat sejak Maret kemarin. Penjualan meningkat sampai 20 persen dari bulan sebelumnya.
"Sejak Maret lalu, penjualan khusus varian truck bisa mencapai 30 unit. Sedangkan sebelum covid-19 mewabah di Riau penjualan bisa sampai 50 unit tiap bulannya," bebernya.
Menurutnya, peningkatan ini dipengaruhi mulai bergeraknya bisnis masyarakat Riau. Terlebih beberapa komoditi seperti kelapa sawit yang harganya melonjak naik.
Katanya, harga sawit memang cukup mempengaruhi peningkatan penjualan. Sebab ekonomi Riau sebagian besar ditopang dengan perkenunan sawit. Tak hanya itu, meski beberapa segmen usaha di Riau cocok menggunakan produk yang ditawarkannya, namun sektor perkebunan sawit dan pertambangan merupakan pangsa pasar yang besar bagi Hino.
Ada sampai 70 persen konsumennya adalah petani atau pengusaha perkebunan kelapa sawit. "Bisnis sawit adalah sektor yang tak terpengaruh oleh Pendemi. Namun buah kelapa sawit yang trek membuat konsumen kita berpikir untuk mengajukan pengambilan unit yang kita miliki," bebernya.
Dikatakannya, di Riau wilayah dengan penjualan terbesar adalah di kota Pekanbaru. Namun tidak kecil kemungkinan kendaraan yang dibeli konsumen dioperasikan ke daerah khususnya di sektor perkebunan dan pertambangan.
Kemudian untuk pihaknya saat ini juga Masin menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan perkebunan sawit. Katanya setahun sekali perusahaan mitranya ini melakukan pengambilan unit yang rata-rata mencapai 5 unit setiap pembelian.
Sementara itu, terdapat beberapa varian kendaraan asal Jepang ini yang kini diminati oleh konsumen. Pertama yakni Hino Ranger FM260 JW dan Hino FM260 JB. Kemudian ada juga Hino Dutro 130HD. Masing-masing ketiga varian ini mampu terjual hingga 10 unit setiap bulannya.
"Untuk harganya, Hino Dutro 130 HD mulai dari Rp450 juta sudah termasuk dump. Sedangkan untuk kategori tiga seharga Rp1,2 miliar," paparnya.
Untuk diketahui, terdapat 60 varian kendaraan yang ditawarkan PT Gita Riau Makmur Pekanbaru ini. Dimana konsumen juga dapat menikmati program spesial yang dihadirkan setiap pembelian kendaraan rilisan Hino tersebut.*