Mei 2026
02

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Bobol Tembok Dengan Sendok, Napi Rutan Selatpanjang Berupaya Kabur
hukum | Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
Editor : wisly | Penulis : Ali
ilustrasi

SELATPANJANG - Lima orang narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Selatpanjang berusaha kabur dengan cara membobol tembok penjara dengan sendok. Empat orang napi yang terlibat ingin kabur adalah kasus narkotika, dan satu orang lainnya merupakan napi kasus pencurian.

Kepala Cabang Rutan Selatpanjang, Rio Chaidir AMd IP SH MSi, mengatakan, napi yang ingin kabur tersebut berusaha membobol tembok kamar mandi yang berada di dalam ruang tahanan. Namun upaya melarikan diri gagal dilakukan, karena saat melakukan kontrol, petugas menemukan hal yang tidak lazim. 

"Mereka berusaha untuk melarikan diri dengan membobol tembok dengan menggunakan sendok, namun tembok yang baru dilubangi setengah itu diketahui petugas yang melihat suasana tak lazim di kamar mandi saat melakukan kontrol," kata Rio Chaidir, Selasa (18/6).

Baca :

Rio menambahkan, upaya untuk kabur telah dipersiapkan kelima napi secara matang. Di mana, mereka telah melakukan pembobolan tembok selama seminggu. Alat yang digunakan adalah sendok besi runcing yang ditajamkan menggunakan kikir. Diketahui kikir tersebut diselundupkan oleh istri salah seorang napi.

"Dari pengakuan mereka, sudah seminggu lamanya mereka mencungkil dinding kamar mandi secara bergantian sejak lebaran ketiga. Alat yang digunakan adalah sendok besi yang ditajamkan dengan kikir. Kikir itu diselundupkan oleh istri salah seorang napi saat open house kemaren," ungkap Rio.

Dikatakan Rio lagi, kelima napi tersebut mengaku menyesal dan saat ini mereka diasingkan didalam sel terpisah dan akan menjalani hukuman disiplin.

"Setelah gagal kabur, mereka mengaku menyesal, karena tembok Lapas sangat tebal. Mereka juga mengaku melakukan hal tersebut karena tidak sanggup menjalani hukuman di rutan," kata Rio.

Terhadap kejadian ini, pihak rutan akan memperkuat intern agar lebih kondusif dan melakukan pendekatan yang humanis.

"Kita akan memperkuat intern, selain itu akan kita lakukan pendekatan yang humanis agar suasana lebih kondusif, karena rata- rata di sini banyak yang tidak kuat menjalankan masa hukuman," pungkas Rio.*

Terbaru
pekanbaru
Plt Gubri Minta Perusahaan Patuhi Regulasi Ketenagakerjaan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:50:51 WIB
sportainment
Kalahkan Burnley 3-1, Leeds Jauhi Zona Degradasi
Sabtu, 2 Mei 2026 | 07:50:45 WIB
pekanbaru
3.096 Jemaah Haji Riau Sudah Tiba di Tanah Suci
Jumat, 1 Mei 2026 | 21:10:49 WIB
pekanbaru
Stok Sapi Kurban di Pekanbaru Capai 3.514 Ekor
Jumat, 1 Mei 2026 | 11:05:51 WIB
sportainment
Indonesia Vs Korea Selatan di Semifinal Uber Cup
Jumat, 1 Mei 2026 | 07:26:03 WIB
华 闻
Yayasan Panti Cahaya Kehidupan Bahagia Gelar...
Selasa, 28 April 2026 | 14:52:17 WIB
HPT Rohil Juara Turnamen Tenis Meja IKTS...
Minggu, 26 April 2026 | 18:00:00 WIB
15 Tim Ikuti Tenis Meja IKTS Cup...
Minggu, 26 April 2026 | 11:25:19 WIB
Artikel Popular
2
4
5
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
KPK Beri Usulan untuk Revisi UU Parpol hingga...
Minggu, 19 April 2026 | 11:40:14 WIB
hukum
Nasional
Aswin E Siregar Kembali Nahkodai IKA FH USU...
Minggu, 19 April 2026 | 20:32:15 WIB